Warning! Inflasi Tahunan Sulut Tembus 7,59 Persen pada September 2026, Dipicu Lonjakan Harga Pangan

- Aldy Pascoal

Jumat, 2 Oktober 2026 - 23:57 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi sejumlah pendorong dan penahan inflasi, mulai dari komoditas pangan strategis seperti cabai rawit dan tomat hingga sektor transportasi udara yang mempengaruhi pergerakan Indeks Harga Konsumen (IHK) di Sulawesi Utara.

Ilustrasi sejumlah pendorong dan penahan inflasi, mulai dari komoditas pangan strategis seperti cabai rawit dan tomat hingga sektor transportasi udara yang mempengaruhi pergerakan Indeks Harga Konsumen (IHK) di Sulawesi Utara.

Jaguarinfo.id, Manado – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Utara secara resmi merilis perkembangan Indeks Harga Konsumen (IHK) pada Kamis, 1 Oktober 2026.

Berlangsung di Kantor BPS Sulut, rilis penting ini memuat data krusial mengenai dinamika perekonomian regional yang menunjukkan eskalasi tekanan harga bagi masyarakat.

​Rilis resmi tersebut dipimpin langsung oleh Kepala BPS Sulawesi Utara, Dr. Watekhi, S.Si., MSE.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pemaparannya, ia menyampaikan bahwa Sulawesi Utara mengalami inflasi bulanan (month-to-month) sebesar 3,53 persen pada September 2026 jika dibandingkan dengan kondisi Agustus 2026.

​Sementara itu, laju inflasi tahun kalender yang dihitung dari periode Januari hingga September 2026 tercatat berada di angka 7,35 persen.

Baca Juga :  Kinerja Apik Ditreskrimum Polda Sulut, Pengungkapan Kasus 3C Lampaui Target Semester I 2026

Angka yang paling disorot adalah inflasi tahunan (year-on-year) yang kini menembus level 7,59 persen.

​Lonjakan inflasi ini terutama didorong oleh kenaikan harga sejumlah komoditas pangan esensial di pasaran.

Komoditas utama yang menjadi pendorong meliputi cabai rawit, tomat, cabai merah, ikan selar atau ikan tude, serta kangkung.

​Kendati demikian, laju kenaikan harga secara keseluruhan tertahan oleh beberapa komoditas yang mengalami penurunan harga.

Faktor penahan inflasi tersebut di antaranya berasal dari penurunan tarif angkutan udara, serta koreksi harga pada bawang putih, minyak goreng, sabun detergen bubuk, dan emas perhiasan.

​Jika dilihat berdasarkan kelompok pengeluaran, kelompok makanan, minuman, dan tembakau tercatat sebagai penyumbang utama inflasi bulanan dengan lonjakan yang signifikan mencapai 9,85 persen.

Baca Juga :  Polresta Manado Ringkus Pelaku Penikaman Remaja di Mahakeret Kurang dari 12 Jam

​”Inflasi pada bulan September 2026 ini terutama didorong oleh kenaikan harga komoditas pangan bergejolak seperti cabai rawit dan tomat, yang memberikan andil besar terhadap lonjakan kelompok makanan, minuman, dan tembakau di Sulawesi Utara,” ujar Dr. Watekhi.

​Dengan angka inflasi tahunan yang menyentuh level tersebut, langkah antisipatif serta koordinasi lintas sektor melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) menjadi krusial guna meredam gejolak harga lanjutan dan menjaga stabilitas daya beli masyarakat Sulawesi Utara dalam beberapa bulan ke depan.

ADP

Follow WhatsApp Channel www.jaguarinfo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Promo BOMBASTIS Torang Honda Oktober 2026, Diskon Motor hingga Rp18 Juta
Bintang dan Resky Rebut Podium Moto4 Asia Cup 2026 di Mandalika
Polda Sulut dan Gakkum Kehutanan Tertibkan Tambang Ilegal di Taman Nasional Bogani
YKPI dan Bhayangkari Sulut Sosialisasikan Deteksi Dini Kanker Payudara di Polda Sulut
CEO PT TMS Laporkan Tambang Ilegal di Wilayah Konsesi Sangihe ke Polda Sulut
Tiga Rumah Hangus dalam Kebakaran di Sario Manado, Polisi Selidiki Penyebabnya
BREAKING NEWS ! Kebakaran Hanguskan Sejumlah Rumah di Sario Manado, 9 Unit Damkar dan 2 Unit Watercanon Polda Sulut Diturunkan
Asap Selimuti Sulut, GM Bandara Sam Ratulangi Pastikan Penerbangan Tetap Normal
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 00:03 WITA

Promo BOMBASTIS Torang Honda Oktober 2026, Diskon Motor hingga Rp18 Juta

Selasa, 13 Oktober 2026 - 23:54 WITA

Bintang dan Resky Rebut Podium Moto4 Asia Cup 2026 di Mandalika

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:26 WITA

Polda Sulut dan Gakkum Kehutanan Tertibkan Tambang Ilegal di Taman Nasional Bogani

Selasa, 13 Oktober 2026 - 10:44 WITA

YKPI dan Bhayangkari Sulut Sosialisasikan Deteksi Dini Kanker Payudara di Polda Sulut

Selasa, 13 Oktober 2026 - 01:42 WITA

CEO PT TMS Laporkan Tambang Ilegal di Wilayah Konsesi Sangihe ke Polda Sulut

Berita Terbaru

Pebalap binaan PT Astra Honda Motor, Bintang Pranata Sukma dan Resky Yusuf, saat berlaga di Idemitsu Moto4 Asia Cup 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit, Nusa Tenggara Barat.

INTERNASIONAL

Bintang dan Resky Rebut Podium Moto4 Asia Cup 2026 di Mandalika

Selasa, 13 Okt 2026 - 23:54 WITA