Jaguarinfo.id, Manado – Sebagian besar masyarakat di Kota Manado menyatakan dukungan terhadap pengoperasian layanan Bus Buy The Service (BTS) yang digagas Kementerian Perhubungan. Program tersebut dinilai sebagai langkah maju untuk mengurai kemacetan sekaligus meningkatkan kualitas transportasi umum di perkotaan.
BTS merupakan sistem angkutan massal berbasis pelayanan yang menghadirkan bus ramah lingkungan dengan standar kenyamanan, keamanan dan keberlanjutan. Program ini mulai diterapkan di sejumlah kota besar di Indonesia, termasuk Manado.
Namun, kehadiran BTS memicu penolakan dari sejumlah sopir angkutan kota (angkot) di Manado. Mereka menilai program ini akan memengaruhi pendapatan para sopir.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Masyarakat sebagai pengguna jasa transportasi pun ikut bersuara menyikapi penolakan tersebut.
“Kenapa harus ditolak? Ini kemajuan. Biar nanti masyarakat yang memilih mau naik angkot atau bus BTS,” ujar Ronny, warga Kota Manado, Rabu (3/12/2025).
Ronny menilai pihak berwenang justru perlu mengevaluasi kondisi angkot yang saat ini masih beroperasi. Ia menyebut banyak angkot sudah tak layak jalan dan sebagian bahkan tidak memiliki pelat nomor.
“Kalau mau bicara persaingan, ya pelayanan angkot harus dibenahi dulu. Banyak sudah tidak layak beroperasi. Standarisasi harus dibuat,” tambahnya.
Ia menyebut perkembangan kota menuntut modernisasi transportasi publik agar masyarakat memiliki pilihan moda yang lebih aman dan nyaman.
“Zaman semakin maju. Kota Manado juga harus menyesuaikan,” tegasnya.
Ronny pun meminta para sopir angkot agar introspeksi pelayanan yang mereka berikan selama ini kepada masyarakat.
“Jangan sampai semua masyarakat pindah ke BTS karena angkot tidak berbenah,” pungkasnya.
Ada 1.904 Angkot Beroperasi di Manado Tahun 2025
Berdasarkan data Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Manado, terdapat 1.904 unit angkot yang melayani masyarakat pada tahun 2025.
“Data kami per Desember 2025 jumlahnya 1.904 angkot yang beroperasi,” ujar Kasi Angkutan Dishub Kota Manado, Marshel Mandey, mewakili Kepala Dinas Jeffry Worang saat dikonfirmasi, Rabu (3/12/2025).
Ia menjelaskan seluruh rute telah diatur pemerintah dan dibagi sesuai trayek masing-masing angkot. ( TM )
















