Pertumbuhan Kredit Diproyeksikan Nyaris Dua Digit pada 2026, Bergantung Penurunan Suku Bunga BI

- Redaksi

Senin, 8 Desember 2025 - 14:55 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jaguarinfo.id, Jakarta – Pertumbuhan kredit perbankan pada 2026 diperkirakan dapat mendekati dua digit. Chief Economist & Head of Research Mirae Asset Sekuritas, Rully Arya Wisnubroto, menyebutkan bahwa peluang kredit tumbuh hingga 11 persen sangat terbuka apabila Bank Indonesia (BI) lebih agresif memangkas suku bunga acuan.

Menurut Rully, untuk saat ini pertumbuhan kredit pada 2025 kemungkinan baru akan sampai di kisaran high single digit, atau mendekati angka dua digit namun belum melewatinya.

“Untuk 2026 pertumbuhan kredit akan tumbuh single digit. Most likely sebenarnya saat ini sendiri kan lebih ke high single digit,” ujarnya dalam sesi daring, Kamis (4/12/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menilai kebijakan penurunan suku bunga acuan BI akan menjadi faktor penentu akselerasi kredit. Rully mendorong agar BI melakukan pemangkasan setidaknya 50 basis poin (bps) pada semester pertama 2026 dari posisi saat ini 4,75 persen. Menurutnya, BI masih memiliki ruang cukup lebar untuk melanjutkan pelonggaran moneter, mengingat BI 7-Day Reverse Repo Rate telah turun 150 bps sejak September 2024.

Baca Juga :  Diduga Minta Jatah Anggaran hingga Terlibat Tambang Ilegal, AKBP William Tanasela Dicopot dari Kapolres Tuban

“Jadi kami ekspektasikan dengan penurunan suku bunga yang sudah cukup agresif, semester I (2026) bisa turun 50 bps lagi. Ini saya rasa akan sangat mencukupi untuk mendorong pertumbuhan kredit ke double digit, at least mungkin ke 11 persen cukup realistis,” tutur Rully.

Dorongan dari Penempatan Dana Pemerintah

Optimisme terhadap peningkatan kredit juga datang dari pemerintah. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yakin penempatan dana pemerintah di perbankan sebesar Rp 276 triliun dapat mempercepat ekspansi kredit, dengan imbas paling cepat mulai terasa pada Desember 2025.

Baca Juga :  BPJS Ketenagakerjaan Manado Perkuat Perlindungan Pekerja Lewat RT/RW

Sebagai informasi, pemerintah telah memindahkan sekitar Rp 200 triliun dari saldo anggaran lebih (SAL) di Bank Indonesia ke sejumlah bank Himbara — BRI, BNI, Bank Mandiri, BTN — serta ke Bank Syariah Indonesia (BSI) pada September 2025.

“Hingga 31 Oktober, penempatan 200 triliun rupiah di Himbara dan BSI telah disalurkan dalam bentuk kredit sebesar Rp 188 triliun pada 10 November 2025,” kata Purbaya beberapa waktu lalu.

Langkah tersebut diharapkan dapat mempercepat pertumbuhan kredit, menjaga momentum pemulihan ekonomi nasional, serta memperkuat stabilitas sektor keuangan.

 

Follow WhatsApp Channel www.jaguarinfo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kejati Sulut Tahan Eks Kadis ESDM Terkait Dugaan Korupsi Tambang Emas PT HWR
Muhammad Kiandra Ramadhipa Cetak Sejarah di Moto3 Junior World Championship 2026
PT DAW Gelar AHM Technical Skill Contest 2026, Tingkatkan Kualitas Layanan Teknisi Honda
Satgas PASTI Tindak 36 Usaha Gadai Ilegal di Sulawesi Utara dan Gorontalo
Dedi Taufik: Sulawesi Utara Punya Modal Kuat Jadi Tujuan Investasi Unggulan
Bank Indonesia dan Pemprov Sulut Gelar Capacity Building untuk Genjot Investasi Daerah
Apresiasi Dukungan Gubernur Yulius Selvanus, KTNA Sulut Siap Sukseskan Penas ke-17 di Gorontalo
Di Bawah Komando Deasy Sjuul Lumbaa, KTNA Sulut Siap Kirim 1.764 Peserta ke PENAS Petani Nelayan di Gorontalo
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 01:13 WITA

Kejati Sulut Tahan Eks Kadis ESDM Terkait Dugaan Korupsi Tambang Emas PT HWR

Jumat, 19 Juni 2026 - 00:52 WITA

Muhammad Kiandra Ramadhipa Cetak Sejarah di Moto3 Junior World Championship 2026

Jumat, 19 Juni 2026 - 00:46 WITA

PT DAW Gelar AHM Technical Skill Contest 2026, Tingkatkan Kualitas Layanan Teknisi Honda

Jumat, 19 Juni 2026 - 00:38 WITA

Satgas PASTI Tindak 36 Usaha Gadai Ilegal di Sulawesi Utara dan Gorontalo

Kamis, 18 Juni 2026 - 15:07 WITA

Bank Indonesia dan Pemprov Sulut Gelar Capacity Building untuk Genjot Investasi Daerah

Berita Terbaru