Jaguarinfo.id, Manado – Komitmen mewujudkan kawasan hijau dan berkelanjutan kembali diperkuat melalui program InJourney Airports Alam Lestari. Tahun ini, PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado menyalurkan 3.000 bibit pohon yang terdiri dari 1.500 pohon cempaka dan 1.500 pohon buah-buahan. Bibit-bibit tersebut disebar ke empat desa sekitar — Wusa, Winetin, Warisa, dan Warisa Kampung Baru — serta wilayah Kecamatan Mapanget.
Pohon cempaka dipilih sebagai salah satu tanaman utama karena memiliki nilai ekologis, estetika, serta budaya yang kuat untuk masyarakat Sulawesi Utara. Kemampuannya beradaptasi dengan iklim setempat menjadikan cempaka ideal sebagai pohon peneduh, sekaligus berperan menjaga kualitas udara dan memperkuat karakter ruang hijau.
“Kami berharap masyarakat sekitar Bandara dapat merawat pohon-pohon ini demi kelestarian lingkungan, dan tentunya manfaatnya dapat dirasakan bersama. Jenis tanaman yang kami serahkan mencakup pohon berkanopi lebar, tanaman endemik, hingga pohon konservasi yang mendukung keseimbangan ekosistem,” ujar General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Sam Ratulangi Manado, Radityo Ari Purwoko.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Program InJourney Airports Alam Lestari merupakan inisiatif penghijauan yang digelar secara serentak di berbagai bandara di bawah pengelolaan InJourney Airports. Setiap pelaksanaan disesuaikan dengan karakter geografis dan kebutuhan ruang hijau di masing-masing wilayah bandara.
Acara penanaman simbolis turut dihadiri Camat Mapanget, Deysie Kalalo, S.E., M.AP., bersama para Hukum Tua dari empat desa penerima bibit pohon. Mereka melakukan penanaman pohon secara bersama di area Bandara Sam Ratulangi sebagai simbol dimulainya program penghijauan tahun ini.
Melalui kegiatan ini, Bandara Sam Ratulangi Manado berharap dapat terus berkontribusi dalam pelestarian lingkungan, memperluas ruang terbuka hijau, serta menciptakan kawasan yang lebih nyaman bagi masyarakat dan pengguna jasa bandara.


















