Jaguarinfo.id, Manado – Kebakaran hebat yang melanda Panti Werda Damai di Kelurahan Ranomuut, Kota Manado, Minggu (28/12/2025) malam, menyisakan duka mendalam. Seorang saksi mata, Steven Mokodompit, warga yang tinggal tepat di belakang panti, mengungkapkan kronologi awal terjadinya kebakaran tersebut.
Steven menuturkan, sumber api pertama kali terlihat berasal dari sisi kanan bangunan panti, tepatnya di area dapur. Api kemudian dengan cepat merembet ke sisi bangunan lainnya, mengingat konstruksi panti berbentuk huruf U, sehingga memudahkan api menjalar ke seluruh bagian.
“Kebakaran terjadi sekitar pukul 20.21 Wita. Api awalnya muncul dari dapur, lalu cepat membesar dan merambat ke bagian lain bangunan,” ujar Steven.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Meski demikian, Steven mengaku belum mengetahui penyebab pasti kebakaran, karena hingga saat ini masih dalam proses penyelidikan pihak berwajib.
Dalam peristiwa nahas tersebut, Steven bersama sejumlah warga sekitar berupaya melakukan penyelamatan korban. Ia berada di bagian belakang bangunan dan membantu mengangkat para penghuni panti ke tempat yang lebih aman.
“Saya sempat menyelamatkan empat perempuan dan tiga laki-laki. Namun satu orang laki-laki saat itu sudah dalam kondisi kritis. Kami letakkan di atas bangku untuk diangkat, tapi dia sudah menghembuskan napas terakhir,” tutur Steven dengan nada haru.
Ia menambahkan, proses evakuasi dilakukan dalam kondisi penuh kepanikan, asap tebal, dan kobaran api yang semakin membesar. Warga sekitar turut membantu mengangkat korban selamat keluar dari area kebakaran.
Diketahui, kebakaran hebat ini mengakibatkan 16 orang meninggal dunia dan tiga orang mengalami luka bakar. Seluruh korban selamat langsung dilarikan ke sejumlah rumah sakit di Kota Manado untuk mendapatkan perawatan medis.
Sementara itu, kerugian material akibat kebakaran ini ditaksir mencapai Rp1 miliar. Aparat kepolisian bersama instansi terkait masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran.
Peristiwa ini menjadi salah satu kebakaran paling tragis di Kota Manado sepanjang tahun 2025 dan menyita perhatian luas masyarakat.



















