Jaguarinfo.id, Manado – Mengawali tahun 2026 dengan prestasi gemilang, Kelurahan Paniki Satu, Kecamatan Mapanget, resmi menerima penghargaan sebagai Kelurahan Terbersih dari Pemerintah Kota Manado. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Wali Kota Manado, Richard Sualang, dalam rangkaian Apel Perdana ASN tahun 2026 yang berlangsung di Aula Pemkot Manado, Senin (05/01/2026).
Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen Kelurahan Paniki Satu dalam menjaga kebersihan lingkungan dan pengelolaan sanitasi yang berbasis masyarakat.
Wawali Richard Sualang: Pertahankan dan Tingkatkan
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Wakil Wali Kota Richard Sualang menegaskan bahwa penghargaan ini bukan sekadar seremoni, melainkan stimulus bagi wilayah lain.
”Ini adalah bentuk apresiasi kami untuk Kelurahan Terbersih agar mendorong semangat seluruh kelurahan yang ada di Kota Manado. Kami berharap kebersihan di Kelurahan Paniki Satu terus dipertahankan, bahkan ditingkatkan ke depannya,” ujar Sualang.
Lurah Paniki Satu, Theodorus Ambat, mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas pencapaian ini. Ia menekankan bahwa keberhasilan ini merupakan buah dari kerja keras kolektif.
”Tentu ini menjadi kebanggaan kami. Namun, prestasi ini adalah hasil kerja sama seluruh masyarakat. Hal ini tidak lepas dari peran aktif Ketua-ketua Lingkungan, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta LPM yang terus mendorong pemberdayaan hingga ke tingkat dasa wisma,” ungkap Theodorus.
Komitmen dari Lini Terdepan
Senada dengan Lurah, Ketua Lingkungan 2 Kelurahan Paniki Satu, Amelia Mandolang, mengaku merasa terhormat atas apresiasi yang diberikan di depan jajaran pimpinan dan ASN Pemkot Manado.
”Sungguh merasa terhormat kami para Ketua Lingkungan boleh hadir dan mendapatkan apresiasi langsung di giat apel perdana tahun 2026 ini. Ini menjadi komitmen kami untuk terus menghadirkan kesadaran kolektif dalam menjaga kebersihan lingkungan di mana pun berada. Stop buang sampah sembarangan!” tegas Amelia dengan penuh semangat.
Kesuksesan Paniki Satu ini memicu rencana strategis dari Pemerintah Kecamatan Mapanget. Camat Mapanget Deysie Kalalo, menyatakan tengah mengagendakan program kunjungan belajar (benchmarking) bagi Lurah dan Ketua Lingkungan dari Paniki Satu.
Destinasi yang direncanakan adalah desa terbersih di Indonesia yang juga diakui di tingkat Asia Tenggara.


















