Jaguarinfo.id, Minahasa – kebakaran melanda salah satu objek wisata populer di Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara. Bangunan aula terbuka di Pantai Ranowangko Beach Resort, Desa Ranowangko II, Kecamatan Kombi, hangus dilahap si jago merah pada Rabu (7/1/2026) malam sekitar pukul 19.15 WITA.
Bangunan aula yang memiliki dimensi sekitar 15×25 meter tersebut dilaporkan mengalami kerusakan serius. Beruntung, personel Polres Minahasa segera tiba di lokasi untuk mengamankan situasi dan mencegah api merembet lebih luas.
Sesaat setelah menerima laporan, tim Polres Minahasa langsung melakukan sterilisasi di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Selain memasang garis polisi, petugas juga berkoordinasi dengan pihak pengelola untuk mengumpulkan bahan keterangan (pulbaket) guna mendalami kronologi kejadian.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Hingga saat ini, pihak kepolisian telah meminta keterangan dari tiga orang saksi yang berada di lokasi saat api pertama kali muncul, yakni Dody Ibrahim (39), Marnes Sasela (43), dan Yanto Basir.
Kapolres Minahasa, AKBP Stevent Simbar, menegaskan bahwa pihaknya tengah melakukan penyelidikan mendalam untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran tersebut. Ia meminta masyarakat untuk tidak berspekulasi sebelum ada hasil resmi dari tim ahli.
“Penyebab kebakaran saat ini masih dalam proses penyelidikan mendalam oleh tim di lapangan. Kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang, tidak berspekulasi mengenai penyebab kejadian, dan menunggu informasi resmi berdasarkan hasil pemeriksaan ahli,” tegas AKBP Stevent Simbar dalam keterangannya, Jumat (7/1/2026).
Beliau menambahkan bahwa Polres Minahasa akan terus memberikan pembaruan informasi (update) seiring dengan perkembangan hasil olah TKP di lapangan.
Menyikapi insiden ini, pihak kepolisian juga mengeluarkan imbauan khusus bagi para pelaku usaha wisata dan masyarakat luas untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama terkait instalasi listrik.
”Kami meminta pengelola objek wisata untuk rutin mengecek instalasi listrik dan memastikan seluruh perangkat keselamatan kebakaran dalam kondisi siap pakai. Segera lapor ke pihak berwajib jika menemukan indikasi potensi bahaya,” tutup Stevent.



















