Jaguarinfo.id, Manado – OJK Sulut Gorontalo baru saja memaparkan capaian strategis Capaian mengenai perluasan akses keuangan daerah SulutGo dalam agenda Media Update di Rumah Alam Manado, Rabu (04/03/0SulaSulawesiwesi6).
Kepala OJK Sulut Gorontalo, Robert Sianipar, mengungkapkan bahwa sinergi inklusi keuangan Sulawesi Utara Gorontalo telah membuahkan hasil nyata sepanjang tahun 2025.
Salah satu prestasi paling menonjol adalah keberhasilan Provinsi Sulawesi Utara dan Kota Gorontalo meraih nominasi TPAKD Award 2025 untuk wilayah Sulampua.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Robert, penghargaan ini membuktikan bahwa skema percepatan akses keuangan masyarakat sudah berjalan secara efektif di lapangan.
Pemerintah daerah menunjukkan komitmen kuat bersama para pemangku kepentingan untuk terus mendorong ekosistem keuangan yang berkelanjutan.
Hal ini menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat di pelosok daerah.
Selain prestasi administratif, OJK terus memacu program Pengembangan Ekonomi Daerah (PED) melalui optimalisasi komoditas unggulan. Langkah ini bertujuan agar akses keuangan daerah SulutGo menyentuh sektor riil yang menjadi mata pencaharian utama warga.
Selama setahun terakhir, kolaborasi intensif dengan Bank SulutGo dan pemerintah daerah telah menghasilkan empat Perjanjian Kerja Sama (PKS) strategis di berbagai titik wilayah.
Beberapa realisasi tersebut mencakup sektor sapi potong di Kabupaten Gorontalo serta komoditas jagung di Kabupaten Boalemo.
Sementara itu, di Kabupaten Minahasa, fokus pengembangan tertuju pada komoditas kacang Kawangkoan dan kerajinan tangan berbahan kelapa. Sinergi ini menciptakan ekosistem bisnis yang lebih sehat dan terukur bagi para pelaku usaha kecil di daerah.
Dukungan Penuh untuk Makan Bergizi Gratis
Ke depan, OJK mendorong wilayah lain agar segera menduplikasi kesuksesan PED melalui peningkatan skala usaha atau scale-up.
Fokus utama saat ini adalah pengembangan potensi hortikultura serta optimalisasi skema pembiayaan yang mendukung program prioritas pusat. Langkah ini selaras dengan upaya pemerintah dalam mensukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi masyarakat luas.
”Kami mendorong daerah lainnya agar dapat mengembangkan PED melalui scale-up sapi potong di Gorontalo, pengembangan potensi hortikultura, serta optimalisasi skema pembiayaan dalam rangka mendukung program prioritas pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis,” ujar Robert Sianipar.
Pihaknya berharap inisiatif tersebut mampu memperluas dampak ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara lebih merata.
ADP
















