Jaguarinfo.id, Minahasa Tenggara – Tim SAR Gabungan sukses menjalankan misi evakuasi pendaki Gunung Soputan yang sempat terjebak di kawasan hutan. Petugas menemukan Arya Kamasi dan Jun Sutuyu dalam kondisi sehat pada Selasa (17/03/2026) sore.
Keberhasilan proses penyelamatan pendaki ini sekaligus mengakhiri operasi pencarian yang berlangsung di wilayah Minahasa Tenggara.
Awalnya, Basarnas Sulut menerima laporan darurat dari Call Center 110 Polres Minsel mengenai adanya pendaki yang hilang kontak. Tim Rescue Pos SAR Amurang segera bergerak menuju basecamp Desa Sillian pada pukul 15.45 WITA. Mereka langsung melakukan koordinasi dengan unsur potensi SAR lainnya untuk menentukan titik pencarian.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Setelah melakukan pelacakan jalur secara intensif, tim akhirnya menemukan kedua warga Desa Kakenturan tersebut pada pukul 17.20 WITA. Lokasi penemuan berada di jalur yang memang menjadi target penyisiran petugas sejak awal.
Keberhasilan ini menunjukkan efektivitas koordinasi antarlembaga di lapangan.
Kondisi Korban Setelah Penyelamatan Pendaki
Petugas medis segera memberikan pertolongan pertama kepada kedua pemuda tersebut di lokasi penemuan. Tim memastikan bahwa kondisi fisik mereka cukup stabil untuk menempuh perjalanan turun gunung.
Meskipun sempat terjebak dalam waktu lama, hasil pemeriksaan awal tidak menunjukkan adanya luka atau cedera yang mengkhawatirkan.
Rombongan penjemput akhirnya tiba kembali di basecamp Desa Sillian pada pukul 18.20 WITA dengan selamat. Setelah proses administrasi selesai, petugas menyerahkan kedua korban kepada pihak keluarga yang sudah menunggu. Suasana haru mewarnai kepulangan mereka ke rumah masing-masing.
Kepala Basarnas Sulut, George L.M Randang S.ip., M.A.P, memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh personel yang terlibat. Beliau menekankan pentingnya sinergi antara Polri, BPBD, dan relawan dalam setiap operasi kemanusiaan.
”Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam operasi ini, serta mengimbau masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan dan kesiapan saat melakukan aktivitas pendakian,” tegas George L.M Randang.
Dengan tuntasnya evakuasi pendaki Gunung Soputan, pihak berwenang secara resmi menutup operasi SAR ini. Seluruh unsur pendukung seperti Polsek Touluaan, Saka SAR, dan BPBD kini kembali ke markas masing-masing.

















