Jaguarinfo.id, Manado – Kinerja operasional Bandar Udara Internasional Sam Ratulangi Manado menunjukkan tren pertumbuhan positif sepanjang tahun 2025. Data pergerakan pesawat, penumpang, dan kargo periode 1 Januari hingga 31 Desember 2025 mencatat peningkatan dibandingkan periode yang sama pada 2024, baik untuk penerbangan domestik maupun internasional.
Secara total, akumulasi pergerakan pesawat di Bandara Sam Ratulangi pada 2025 mencapai 19.590 penerbangan, meningkat dibandingkan 17.260 penerbangan pada 2024. Dengan demikian, terjadi pertumbuhan sebesar 13,49 persen secara tahunan (year on year).
Jumlah penumpang juga mengalami kenaikan. Pada 2024, bandara kebanggaan Sulawesi Utara ini melayani 1.761.946 penumpang, sementara pada 2025 meningkat menjadi 1.926.524 penumpang atau tumbuh sebesar 9,34 persen.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sementara itu, sektor kargo mencatat pertumbuhan paling tinggi. Volume kargo sepanjang 2025 mencapai 19.971.678 kilogram, naik signifikan dibandingkan 16.512.187 kilogram pada 2024. Pertumbuhan kargo tercatat sebesar 20,95 persen.
Penerbangan Domestik Masih Mendominasi
Pergerakan penerbangan domestik masih menjadi kontributor utama trafik Bandara Sam Ratulangi. Sepanjang 2025, jumlah penerbangan domestik tercatat sebanyak 17.048 flight, meningkat 9,65 persen dibandingkan 15.548 flight pada 2024.
Jumlah penumpang domestik juga naik dari 1.536.117 penumpang pada 2024 menjadi 1.658.298 penumpang pada 2025, atau tumbuh 7,95 persen.
Adapun kargo domestik mencatat pertumbuhan signifikan, dari 16.218.407 kilogram pada 2024 menjadi 19.915.488 kilogram pada 2025. Angka ini menunjukkan peningkatan sebesar 22,80 persen.
Lonjakan Penerbangan Internasional
Di sektor internasional, pertumbuhan paling menonjol terjadi pada pergerakan pesawat. Jumlah penerbangan internasional melonjak dari 1.712 flight pada 2024 menjadi 2.542 flight pada 2025, atau meningkat 48,48 persen.
Jumlah penumpang internasional juga mengalami pertumbuhan positif, dari 225.829 penumpang pada 2024 menjadi 268.226 penumpang pada 2025. Pertumbuhan ini setara dengan 18,77 persen.
Namun, berbeda dengan indikator lainnya, volume kargo internasional justru mengalami penurunan tajam. Pada 2024, kargo internasional tercatat sebesar 293.780 kilogram, sementara pada 2025 turun menjadi 56.190 kilogram. Penurunan ini setara dengan minus 80,87 persen.
Dorong Pemulihan dan Pertumbuhan Ekonomi Daerah
Peningkatan pergerakan pesawat dan penumpang tersebut mencerminkan semakin pulihnya aktivitas transportasi udara di Sulawesi Utara, sekaligus menunjukkan peran strategis Bandara Sam Ratulangi Manado sebagai pintu gerbang utama kawasan timur Indonesia, khususnya dalam mendukung sektor pariwisata, perdagangan, dan mobilitas masyarakat.
Dengan tren pertumbuhan ini, Bandara Sam Ratulangi diharapkan terus memperkuat konektivitas domestik dan internasional, seiring upaya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional.



















