Polisi Usut Dugaan TPPO Anak Asal Minut, Korban Dibawa hingga ke Papua

- Redaksi

Senin, 19 Januari 2026 - 13:59 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jaguarinfo.id, Manado – Kasus dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) kembali menggegerkan wilayah Sulawesi Utara. Seorang anak perempuan asal Kabupaten Minahasa Utara dilaporkan menjadi korban eksploitasi dan dibawa hingga ke wilayah Papua.

​Kasus ini kini tengah ditangani secara intensif oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sulawesi Utara setelah menerima laporan resmi dari pihak keluarga korban.

​Korban diduga dibawa keluar dari daerah asalnya oleh seorang perempuan berinisial G, warga Kecamatan Wori, Minahasa Utara. Modus yang digunakan diduga kuat mengarah pada praktik eksploitasi yang dilakukan di wilayah Papua.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Kasubdit IV Renakta Polda Sulut, AKBP Paulus Palamba, membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan tersebut dan sedang melakukan penyelidikan mendalam.

Baca Juga :  Jemaat Kolom 3 GMIM Yesus Memberkati Citraland Manado Gelar Bakti Sosial Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Desa Pisa

​”Kami sudah menerima laporan resmi dari pihak keluarga. Terlapor adalah seorang perempuan berinisial G. Saat ini tim sedang bekerja untuk mendalami peran yang bersangkutan,” ujar Paulus dalam keterangannya, Senin (19/1/2026).

​Selain memburu terlapor utama, penyidik Polda Sulut juga mulai menelusuri kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain. Fokus penyelidikan mencakup oknum-oknum yang diduga menjalin komunikasi atau melakukan hubungan dengan korban selama masa eksploitasi tersebut.

​Polda Sulut menegaskan komitmennya untuk mengusut tuntas kasus ini hingga ke akar-akarnya.

​”Ini adalah kejahatan kemanusiaan. Kami berkomitmen memberikan keadilan bagi korban dan memutus mata rantai perdagangan manusia, terutama yang menyasar anak-anak di bawah umur,” tegas Paulus.

Baca Juga :  Dittipidter Bareskrim Polri dan KLHK Dorong Kepatuhan Industri Lewat Sosialisasi Pengelolaan Limbah B3 FABA

​Maraknya kasus perdagangan orang yang kembali mencuat membuat kepolisian memperketat pengawasan. Polda Sulut meminta masyarakat untuk lebih waspada terhadap tawaran pekerjaan atau ajakan dari orang yang tidak dikenal maupun dikenal yang menjanjikan gaji besar di luar daerah tanpa prosedur yang jelas.

​Masyarakat juga diminta segera melapor ke kantor polisi terdekat jika menemukan indikasi atau aktivitas mencurigakan terkait perdagangan orang di lingkungan sekitar mereka.

​Hingga berita ini diturunkan, polisi masih terus mengumpulkan bukti-bukti tambahan dan melakukan koordinasi lintas wilayah untuk mengamankan terlapor serta memulangkan korban.

 

Follow WhatsApp Channel www.jaguarinfo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BI Sulut Perkuat Ekonomi Syariah Lewat Wisata Kuliner Ramadhan 2026
Closing Ceremony Wisata Kuliner Ramadhan, Panitia Apresiasi Bank Indonesia
Digitalisasi Transaksi QRIS Sitaro Melonjak Tajam hingga Rp3,63 Miliar
Jadwal Operasional Bank Indonesia Lebaran 2026: BI-FAST Tetap Beroperasi Penuh
Mudik Bareng Honda 2026: AHM Fasilitasi Ribuan Konsumen Pulang Kampung
Basarnas Manado Gelar Siaga SAR Khusus Lebaran 2026 di Sulut
Wakil Wali Kota Manado Dorong Ketahanan Pangan Melalui Kelompok Tani
Daftar Lengkap Nama PJU dan Kapolsek dalam Sertijab Polres Minut
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 15 Maret 2026 - 23:51 WITA

BI Sulut Perkuat Ekonomi Syariah Lewat Wisata Kuliner Ramadhan 2026

Minggu, 15 Maret 2026 - 22:40 WITA

Closing Ceremony Wisata Kuliner Ramadhan, Panitia Apresiasi Bank Indonesia

Minggu, 15 Maret 2026 - 18:10 WITA

Digitalisasi Transaksi QRIS Sitaro Melonjak Tajam hingga Rp3,63 Miliar

Minggu, 15 Maret 2026 - 16:27 WITA

Jadwal Operasional Bank Indonesia Lebaran 2026: BI-FAST Tetap Beroperasi Penuh

Minggu, 15 Maret 2026 - 14:40 WITA

Mudik Bareng Honda 2026: AHM Fasilitasi Ribuan Konsumen Pulang Kampung

Berita Terbaru