Transaksi QRIS Kota Bitung Melonjak di Tahun 2025

- Redaksi

Senin, 9 Februari 2026 - 00:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jaguarinfo.id, Bitung – Penggunaan instrumen transaksi QRIS Kota Bitung menunjukkan pertumbuhan yang luar biasa sepanjang tahun 2025. Masyarakat kini semakin gemar menggunakan pembayaran digital tersebut untuk berbagai keperluan belanja harian mereka. Data terbaru membuktikan bahwa pola konsumsi mulai beralih dari uang tunai ke metode pembayaran non-tunai.

​Pertumbuhan ini terungkap dalam forum High Level Meeting (HLM) Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Kota Bitung bersama Bank Indonesia (BI) pada 7 Februari 2026. Berdasarkan catatan resmi, volume penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard ini naik hampir dua kali lipat dalam satu tahun terakhir.

Baca Juga :  Pimpin Apel Perdana Tahun 2026, Kapolda Apresiasi Nataru di Sulawesi Utara Berjalan Aman dan Kondusif

​BI Sulut mencatat transaksi QRIS Kota Bitung mencapai 2,39 juta kali dengan total nilai Rp272,95 miliar selama tahun 2025. Angka ini melonjak drastis jika kita membandingkannya dengan performa tahun 2024. Saat itu, jumlah transaksi hanya menyentuh angka 1,24 juta dengan nilai sebesar Rp145,15 miliar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Kenaikan tersebut menjadi indikator kuat bahwa ekosistem keuangan digital di Bitung berkembang sangat pesat. Bank Indonesia menilai masyarakat dan pelaku usaha kini semakin terbuka menerima inovasi teknologi finansial. Oleh karena itu, efisiensi ekonomi di wilayah ini terus mengalami perbaikan yang cukup konsisten.

Baca Juga :  Ibadah Natal IVENDO Sulut Perkuat Kebersamaan Pemerintah dan Insan Industri Event

​Pihak Bank Indonesia menekankan bahwa tren positif ini muncul karena adanya sinergi pada berbagai kegiatan daerah berskala besar. “Peningkatan tersebut mencerminkan semakin luasnya penerimaan masyarakat dan pelaku usaha terhadap pembayaran non-tunai,” Kata Kepala BI Joko Supratikto.

​Selanjutnya, momentum ini menjadi peluang strategis untuk mendorong digitalisasi pada sektor lain. Pemerintah kota berencana mengintegrasikan sistem ini ke dalam pembayaran pajak dan retribusi daerah. Langkah tersebut bertujuan agar pengelolaan keuangan daerah menjadi lebih transparan dan juga akuntabel pada masa mendatang.

Follow WhatsApp Channel www.jaguarinfo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BI Sulut Perkuat Ekonomi Syariah Lewat Wisata Kuliner Ramadhan 2026
Closing Ceremony Wisata Kuliner Ramadhan, Panitia Apresiasi Bank Indonesia
Digitalisasi Transaksi QRIS Sitaro Melonjak Tajam hingga Rp3,63 Miliar
Jadwal Operasional Bank Indonesia Lebaran 2026: BI-FAST Tetap Beroperasi Penuh
Mudik Bareng Honda 2026: AHM Fasilitasi Ribuan Konsumen Pulang Kampung
Basarnas Manado Gelar Siaga SAR Khusus Lebaran 2026 di Sulut
Wakil Wali Kota Manado Dorong Ketahanan Pangan Melalui Kelompok Tani
Daftar Lengkap Nama PJU dan Kapolsek dalam Sertijab Polres Minut
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 15 Maret 2026 - 23:51 WITA

BI Sulut Perkuat Ekonomi Syariah Lewat Wisata Kuliner Ramadhan 2026

Minggu, 15 Maret 2026 - 22:40 WITA

Closing Ceremony Wisata Kuliner Ramadhan, Panitia Apresiasi Bank Indonesia

Minggu, 15 Maret 2026 - 18:10 WITA

Digitalisasi Transaksi QRIS Sitaro Melonjak Tajam hingga Rp3,63 Miliar

Minggu, 15 Maret 2026 - 16:27 WITA

Jadwal Operasional Bank Indonesia Lebaran 2026: BI-FAST Tetap Beroperasi Penuh

Minggu, 15 Maret 2026 - 14:40 WITA

Mudik Bareng Honda 2026: AHM Fasilitasi Ribuan Konsumen Pulang Kampung

Berita Terbaru