Bantuan Internasional untuk Sumatera Belum Dibuka, Komisi I DPR Ingatkan Ini

- Redaksi

Selasa, 9 Desember 2025 - 22:42 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jaguarinfo.id, Jakarta – Pemerintah masih belum membuka akses bantuan negara asing untuk korban bencana di Sumatera. Komisi I DPR menilai keputusan itu bisa dipahami sebagai wujud kemampuan menangani bencana secara mandiri.

“Keputusan pemerintah untuk sementara tidak menerima bantuan asing mencerminkan kepercayaan diri negara ini terhadap kemampuan aparat, lembaga, dan masyarakat dalam menghadapi situasi darurat,” kata Wakil Ketua Komisi I DPR Dave Laksono saat dihubungi, Senin (8/12/2025).

Di satu sisi, Komisi I DPR juga mengingatkan pemerintah Indonesia untuk terus menjaga diplomasi. Meski menyatakan kemandirian dalam menangani bencana di Sumatera, Dave mengatakan pemerintah juga harus tetap menjalin komunikasi yang intens dengan negara-negara asing yang ingin memberikan bantuan.

“Penting juga bagi pemerintah untuk terus menjaga komunikasi dengan mitra internasional, agar sikap ini dipahami sebagai wujud kemandirian bangsa sekaligus tetap membuka ruang solidaritas global. Dengan demikian, pesan yang tersampaikan adalah bahwa Indonesia mampu berdiri di atas kaki sendiri, namun tetap menghargai semangat kerja sama antarbangsa,” katanya.

Dave menyebut pemerintah Indonesia harus mampu menyejajarkan sikap kemandirian dalam menghadapi bencana dengan penghormatan terhadap uluran bantuan dari negara-negara asing. Komisi I DPR mengingatkan pilihan Indonesia yang masih belum menerima bantuan negara asing tidak lantas menciptakan persepsi buruk di mata internasional.

Baca Juga :  Partisipasi Politik Masyarakat dalam Demokrasi Modern Indonesia

“Dengan pendekatan tersebut, Indonesia dapat menunjukkan kapasitas yang semakin matang dalam mengelola situasi darurat, sambil tetap membuka ruang bagi solidaritas global apabila pada tahap tertentu dukungan tambahan memang diperlukan,” tutur Dave.

“Komisi I DPR RI mendukung langkah pemerintah yang menegaskan kedaulatan dan kapasitas nasional, sambil mendorong agar diplomasi dijalankan dengan sikap terbuka, transparan, dan penuh penghormatan terhadap semangat solidaritas antarbangsa,” sambungnya.

Follow WhatsApp Channel www.jaguarinfo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Korupsi Proyek Gedung Pancasila Unima Masuk Babak Baru, Polda Sulut Periksa 20 Saksi
Dewan Komisaris Pertamina Tinjau Sekolah Anak Percaya Diri Makassar, Dorong Penguatan Pendidikan Inklusif
Bupati Sitaro Apresiasi Penanggulangan Bencana yang Dilakukan Polri, Janji Relokasi Mako Polres
DVI Biddokkes Polda Sulut Berhasil Identifikasi 13 Korban Kebakaran Panti Werda Damai Manado
Kapolda Irjen Roycke Langie Pimpin Sertijab Dirlantas Polda Sulut
Diduga Gantung Diri, Polda Sulut Jelaskan Perkembangan Penyelidikan Kematian Mahasiswi AE di Tomohon
Wakapolri Tinjau Pembangunan SMA Kemala Taruna Bhayangkara, Progres Capai 43 Persen
Waspada Oli Palsu, AHM Oil Hadirkan 3 Langkah Mudah Cek Keaslian

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 20:44 WITA

Dugaan Korupsi Proyek Gedung Pancasila Unima Masuk Babak Baru, Polda Sulut Periksa 20 Saksi

Rabu, 14 Januari 2026 - 20:25 WITA

Dewan Komisaris Pertamina Tinjau Sekolah Anak Percaya Diri Makassar, Dorong Penguatan Pendidikan Inklusif

Rabu, 14 Januari 2026 - 00:20 WITA

Bupati Sitaro Apresiasi Penanggulangan Bencana yang Dilakukan Polri, Janji Relokasi Mako Polres

Rabu, 14 Januari 2026 - 00:13 WITA

DVI Biddokkes Polda Sulut Berhasil Identifikasi 13 Korban Kebakaran Panti Werda Damai Manado

Rabu, 14 Januari 2026 - 00:06 WITA

Kapolda Irjen Roycke Langie Pimpin Sertijab Dirlantas Polda Sulut

Berita Terbaru