Rupiah Menguat Tipis ke Rp16.840, Aliran Modal Asing Keluar Rp7,71 Triliun di Pertengahan Januari

- Aldy Pascoal

Jumat, 16 Januari 2026 - 00:13 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jaguarinfo.id, Jakarta – Nilai tukar Rupiah menunjukkan pergerakan variatif dengan kecenderungan menguat tipis pada pembukaan perdagangan Kamis pagi (15/1). Meski demikian, pasar keuangan domestik mencatatkan tekanan jual dari investor asing, terutama di pasar Surat Berharga Negara (SBN).

Data Bank Indonesia, Rupiah dibuka pada level (bid) Rp16.840 per dolar AS pada Kamis pagi, sedikit menguat dibandingkan penutupan hari sebelumnya di level Rp16.855 per dolar AS.

​Penguatan tipis Rupiah ini terjadi di tengah pelemahan indeks dolar AS (DXY) yang turun ke level 99,06. Sejalan dengan itu, imbal hasil (yield) US Treasury Note 10 tahun juga melandai ke angka 4,132%.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Namun, kondisi berbeda terlihat pada pasar obligasi pemerintah. Yield SBN 10 tahun justru merangkak naik ke level 6,23% pada Kamis pagi, setelah ditutup di level 6,21% pada hari sebelumnya. Kenaikan yield ini mengindikasikan adanya koreksi harga pada instrumen surat utang negara.

Baca Juga :  BI Resmi Hentikan JIBOR Mulai 2026, INDONIA Jadi Suku Bunga Acuan Baru Pasar Keuangan

​Bank Indonesia mencatat adanya aksi jual bersih oleh investor nonresiden (asing) di pasar keuangan domestik selama periode 12 hingga 14 Januari 2026.

​Total Jual Neto: Rp7,71 triliun.

​Pasar SBN: Jual neto sebesar Rp8,15 triliun.

​SRBI: Jual neto sebesar Rp2,64 triliun.

​Pasar Saham: Beli neto (masuk) sebesar Rp3,08 triliun.

​Peningkatan risiko investasi juga tercermin dari premi Credit Default Swap (CDS) Indonesia 5 tahun yang naik menjadi 71,43 bps per 14 Januari, dibandingkan 69,31 bps pada akhir pekan sebelumnya.

Baca Juga :  Kapolri Pimpin Renungan Nilai-Nilai Ksatria Bhayangkara, Komitmen Moral dalam Transformasi Polri

​Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Ramdan Denny Prakoso, menegaskan bahwa bank sentral akan terus memantau dinamika pasar dan menjaga stabilitas ekonomi nasional.

​”Bank Indonesia terus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah dan otoritas terkait serta mengoptimalkan strategi bauran kebijakan untuk mendukung ketahanan eksternal ekonomi Indonesia,” ujar Ramdan Denny Prakoso dalam keterangan resminya.

​Secara kumulatif sejak awal tahun hingga 14 Januari 2026, investor asing masih mencatatkan posisi beli neto sebesar Rp5,33 triliun di SRBI dan Rp6,16 triliun di pasar saham. Namun, pasar SBN masih mengalami tekanan dengan total jual neto sebesar Rp9,91 triliun sepanjang tahun berjalan.

Follow WhatsApp Channel www.jaguarinfo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sah! DPR Tetapkan Destry Damayanti Gubernur BI Periode 2026-2031
Tembus Pasar Global di Karya Kreatif Indonesia 2026, UMKM Sulawesi Utara Makin Berdaya
Karya Kreatif Indonesia 2026 Sukses Besar, Cetak Transaksi UMKM Rp144,2 Miliar
Polda Sulut Salurkan Bantuan Korban Gempa NTT Senilai Rp300 Juta
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Kapolres Sangihe Imbau Warga Waspada Karhutla
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Kapolres Sitaro Imbau Warga Waspada Karhutla
Raih IPK 4,5 di Korea Selatan, Srikandi Muda Asal Sulut Lulus Doktor Termuda dan Terbaik di Usia 27 Tahun
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Gubernur Yulius Selvanus Pimpin Rapat Pencegahan Karhutla di Sulut
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:20 WITA

Sah! DPR Tetapkan Destry Damayanti Gubernur BI Periode 2026-2031

Kamis, 27 Agustus 2026 - 21:49 WITA

Tembus Pasar Global di Karya Kreatif Indonesia 2026, UMKM Sulawesi Utara Makin Berdaya

Kamis, 27 Agustus 2026 - 21:42 WITA

Karya Kreatif Indonesia 2026 Sukses Besar, Cetak Transaksi UMKM Rp144,2 Miliar

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:43 WITA

Polda Sulut Salurkan Bantuan Korban Gempa NTT Senilai Rp300 Juta

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:23 WITA

Antisipasi Cuaca Ekstrem, Kapolres Sitaro Imbau Warga Waspada Karhutla

Berita Terbaru