Jaguarinfo.id, Manado – Penyidik Subdit Tipidter Ditreskrimsus Polda Sulawesi Utara terus mendalami kasus dugaan penyelundupan batu hitam Bolsel. Polisi saat ini fokus menguji sampel material tambang ilegal tersebut untuk memastikan kandungan jenis mineral yang ada di dalamnya.
Tim penyidik telah mengambil sebagian sampel material dari tiga truk yang terjaring operasi di jalur Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel). Sampel tersebut kini berada di Bid Labfor Polda Sulut guna menjalani pemeriksaan teknis. Hasil uji laboratorium ini akan menjadi dasar hukum utama untuk menentukan kategori material tersebut.
Selain kandungan mineral, polisi juga menelusuri nilai ekonomi dari batu hitam tersebut. Langkah ini penting untuk memperkuat bukti dalam proses hukum selanjutnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Hingga saat ini, polisi masih menyegel tiga unit truk sebagai barang bukti utama. Kendaraan tersebut memiliki pelat nomor DB 8647 EA, DM 8941 BG, dan DN 8761 RF. Ketiga armada tersebut masih terparkir di Mapolres Kotamobagu dengan garis polisi yang masih terpasang erat.
Pihak Polda Sulut menegaskan bahwa kasus ini masih dalam tahap penyelidikan awal yang intensif. Polisi berkomitmen menjaga seluruh barang bukti agar tetap aman di bawah pengawasan ketat aparat.
















