Jaguarinfo.id, Manado – Ribuan personel kepolisian menggelar aksi Polda Sulut bersih-bersih Kawasan Megamas Manado pada Jumat (6/2/2026) pagi. Kapolda Sulawesi Utara, Irjen Pol Roycke Langie, memimpin langsung gerakan pembersihan lingkungan ini sejak pukul 06.00 WITA. Langkah nyata ini menjadi bukti kepedulian Polri terhadap kebersihan fasilitas publik di Bumi Nyiur Melambai.
Wakapolda Sulut, Brigjen Pol Awi Setiyono, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto. Gubernur Sulut, Yulius Selvanus, memploting wilayah Kawasan Megamas bagi kepolisian karena lokasi tersebut menjadi pusat aktivitas warga. Petugas menyisir sampah dari jembatan kuning hingga area depan IT Center Manado.
”Alhamdulilah kita sudah selesai bersih-bersih, kita mulai pukul 6 dan kita selesai pukul 7, nah kita boleh lihat semua sudah bersih,” ujar Brigjen Pol Awi Setiyono saat memberikan keterangan di lokasi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Aksi bersih-bersih sampah Polda Sulut ini adalah komitmen institusi dalam mendukung program pemerintah serta menjaga kenyamanan masyarakat. Selain menjalankan fungsi keamanan, Polri ingin memberikan contoh positif bagi warga sekitar. Kawasan Megamas kini tampak lebih asri setelah petugas mengangkat berbagai jenis sampah yang berserakan.
Wakapolda juga menghimbau agar masyarakat jangan buang sampah sembarangan. Kesadaran warga sangat penting agar estetika kota tetap terjaga dengan baik. Oleh karena itu, sinergi antara aparat dan warga menjadi kunci keberhasilan menjaga kebersihan Manado.
Setelah menyelesaikan agenda gotong royong, para pejabat utama melanjutkan kegiatan dengan jalan sehat. Irjen Pol Roycke Langie bersama Brigjen Pol Awi Setiyono dan Irwasda Kombes Pol Amin Litarso tampak membaur dengan personel lainnya. Aktivitas fisik ini bertujuan untuk menjaga kebugaran anggota setelah bekerja keras membersihkan pesisir pantai.
Suasana akrab terlihat sepanjang rute jalan sehat di area publik tersebut. Gerakan ini sekaligus menutup rangkaian kegiatan pagi yang produktif di pusat kota Manado. Kini, warga dapat menikmati pemandangan laut tanpa terganggu tumpukan sampah plastik.
















