Reporter : Aldy Pascoal (UKW 1792)
Jaguarinfo.id, Manado – Kemeriahan Wisata Kuliner Ramadhan di parkiran Megamall kawasan Megamas Manado resmi berakhir pada Minggu (15/3/2026).
Agenda tahunan ini sukses menjadi motor penggerak ekonomi syariah Sulawesi Utara melalui berbagai program inovatif. Kolaborasi antara Megamas, Bank Indonesia, Danapaint, Grab, Benecol, dan Gendis EO terbukti ampuh memajukan sektor keuangan syariah di Bumi Nyiur Melambai.
Bank Indonesia (BI) menghadirkan Program RAHMAN (Berkah Ramadhan QRIS) untuk memperluas transaksi nontunai. Langkah ini bertujuan untuk mendukung pemberdayaan UMKM melalui ekosistem digital yang modern.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain itu, program Wakaf Digital mendapat sambutan luar biasa dari warga yang menukarkan voucher belanja dengan produk kopi unggulan daerah.
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Sulawesi Utara, Joko Supratikto, menyampaikan pesan melalui Heriyanto, Analis Yunior sekaligus Asisten Manajer Pelaksana Pengembangan UMKM. Ia menegaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan ini merupakan upaya kolektif.
”Kami berupaya mendorong ekonomi syariah Sulawesi Utara yang inklusif. Melalui sinergi ini, kami memperkuat UMKM, meningkatkan literasi masyarakat, serta menghadirkan keberkahan nyata di Bulan Ramadhan,” ujar Heriyanto dalam sambutannya.
Program Hijaukan Ramadhan dan Kepedulian Lingkungan
Salah satu daya tarik utama acara ini adalah program HIKMAH atau Hijaukan Ramadhan Berkah. Program ini mendukung semangat “Asri” dari Presiden RI dengan mengajak warga menukar sampah plastik menjadi voucher makan.
Antusiasme warga terlihat sangat tinggi karena mereka berhasil mengumpulkan 10.030 botol plastik bekas untuk ditukarkan dengan 6.000 kupon tenant.
BI Sulut juga memberikan edukasi mengenai Cinta Bangga Paham Rupiah serta literasi ekonomi syariah kepada generasi muda.
Ada pula layanan Semarak Rupiah Ramadhan yang memfasilitasi penukaran uang selama bulan suci. Semua inisiatif tersebut bertujuan agar masyarakat semakin akrab dengan sistem ekonomi syariah Sulawesi Utara yang berkelanjutan.
Panitia pelaksana mengapresiasi dukungan penuh dari berbagai pihak, terutama Bank Indonesia yang konsisten mendampingi pelaku usaha kecil.
Acara yang telah berlangsung sejak 12 Februari ini ditutup dengan rasa syukur atas kelancaran seluruh agenda.
Keberhasilan ini menjadi sinyal positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah berbasis kerakyatan dan prinsip syariah di masa depan.
















