Jaguarinfo.id, Manado – Sebanyak 394 jemaah haji Sulawesi Utara mulai memadati Wisma di Asrama Haji Tuminting, Kota Manado, pada Jumat (1/5/2026). Momentum ini menandai dimulainya proses keberangkatan jemaah haji menuju tanah suci melalui Embarkasi Balikpapan. Pihak otoritas menjamin seluruh fasilitas pelayanan bagi para tamu Allah ini sudah siap sepenuhnya agar proses berjalan lancar.
Kakanwil Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Sulawesi Utara, Wahyudin Ukoli, menyatakan bahwa kedatangan jemaah saat ini hampir mencapai 100 persen.
Seluruh rombongan dari Manado, Bolmong, hingga kepulauan Sangihe telah tiba di asrama dengan tertib. Saat ini, panitia sedang fokus merampungkan prosesi penyerahan tanggung jawab dari tim daerah kepada pihak provinsi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Komitmen Pelayanan Ramah Tanpa Kompromi
Wahyudin menegaskan komitmen penuh untuk memberikan pelayanan terbaik secara tulus dan ikhlas kepada seluruh jemaah.
Ia memberikan instruksi sangat tegas agar seluruh petugas menunjukkan sikap ramah selama proses operasional haji berlangsung. Tidak ada ruang bagi petugas yang bersikap cuek atau tidak melayani dengan hati yang gembira selama bertugas.
”Saya sudah berpesan kepada para jemaah, jika ditemukan petugas yang tidak menunjukkan sikap senang, segera lapor. Saya tidak segan untuk memulangkan petugas tersebut hari ini juga,” tegas Wahyudin Ukoli.
Menurutnya, kenyamanan psikologis sangat penting agar jemaah tidak merasa terbebani saat memulai perjalanan suci mereka.
Prioritas Layanan Haji Ramah Lansia
Tahun ini, pelayanan kementerian mendukung penuh tema Haji Ramah Lansia, Disabilitas, dan Perempuan di setiap lini.
Panitia telah menyiapkan fasilitas khusus, termasuk menempatkan jemaah risiko tinggi (Risti) di lantai bawah agar mudah menjangkau layanan kesehatan. Data menunjukkan sekitar 70 persen jemaah Sulut masuk dalam kategori Risti tahun ini.
Oleh karena itu, tim medis telah melakukan mitigasi matang untuk mendampingi para peserta pemberangkatan calon haji ini.
Petugas kesehatan akan bersiaga mulai dari asrama, selama di perjalanan, hingga tiba di klinik di Arab Saudi. Upaya ikhtiar ini bertujuan menjaga kondisi fisik dan batin jemaah agar tetap bugar selama menjalankan ibadah.
Jadwal Penerbangan Melalui Bandara Sam Ratulangi
Secara teknis, jemaah terbagi ke dalam dua kelompok terbang (kloter) yang akan berangkat secara bertahap. Kloter 5 yang terdiri dari 360 orang dijadwalkan terbang menuju Embarkasi Balikpapan pada Sabtu (2/5/2026).
Penerbangan tersebut menggunakan dua jadwal keberangkatan, yakni pada pukul 06.00 WITA dan 10.45 WITA.
Selanjutnya, Kloter 6 yang berisi 34 jemaah asal Manado, Tomohon, dan Bitung akan menyusul terbang pada siang harinya.
Seluruh proses transportasi udara ini telah terkoordinasi dengan baik demi kenyamanan bersama.
Akhirnya, panitia berharap seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk dan kembali ke tanah air dengan selamat.

















