Jaguarinfo.id, Minahasa – Sebuah aksi pencurian anjing atau yang dikenal dengan istilah “doger” di Desa Paso, Kecamatan Kakas, Kabupaten Minahasa, berakhir dramatis pada Sabtu dini hari, 24 Januari 2026. Praktik ilegal ini terungkap secara tak terduga setelah para pelaku terlibat kecelakaan lalu lintas saat berusaha membawa kabur hasil curian mereka.
Kapolsek Kakas, Ipda Fegi K. Lumantau, S.H., mengungkapkan bahwa kasus ini terbongkar berawal dari laporan masyarakat terkait kecelakaan antara sebuah mobil Toyota Avanza berwarna biru dengan sepeda motor yang hendak menuju kebun.
“Berdasarkan laporan masyarakat, telah terjadi kecelakaan lalu lintas di mana kendaraan Avanza berwarna biru menabrak sepeda motor yang akan pergi ke kebun,” ujar Ipda Fegi K. Lumantau kepada wartawan, Sabtu (24/01).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Warga yang berniat menolong justru menemukan fakta mengejutkan saat memeriksa bagian dalam mobil tersebut. Di dalamnya, ditemukan tumpukan hewan anjing yang diduga kuat merupakan hasil curian. Ipda Fegi menjelaskan, saat mengamankan mobil tersebut, didapati di dalam kendaraan terdapat banyak hewan jenis anjing yang ditemukan oleh warga.
Berdasarkan pendataan resmi di Mapolsek Kakas, terdapat sembilan ekor anjing yang berhasil diamankan sebagai barang bukti. Namun, Kapolsek mengakui adanya perbedaan jumlah informasi yang beredar di tengah masyarakat.
“Kalau jumlah anjing sesuai yang kami dapati dan dihitung di Polsek ada sembilan ekor. Namun dari informasi masyarakat dan yang viral di media sosial, disebutkan kurang lebih 30 ekor,” beber Ipda Fegi.
Situasi sempat memanas ketika para pelaku yang merasa terpojok nekat melakukan tindakan kekerasan untuk melarikan diri. Kapolsek menegaskan bahwa tersangka sempat mengambil senjata tajam dan menikam salah satu saksi di TKP, kemudian merampas kendaraan roda dua milik warga karena panik.
Aksi kejar-kejaran antara warga dan pelaku pun tak terhindarkan hingga mencapai wilayah perbatasan Kabupaten Minahasa dan Kota Tomohon. Di Desa Kasuratan, para tersangka kembali mengambil sepeda motor milik warga dan melarikan diri ke arah seputaran Danau Lino. Saat ini, pihak Kepolisian Sektor Kakas telah mengantongi identitas para pelaku dan tengah melakukan pengejaran intensif.
















