Anggota Komisi III DPR RI Martin Daniel Tumbelaka Kritik Tegas Ketidakharmonisan Polisi dan PN Manado: Penegakan Hukum Terancam Lumpuh!

- Redaksi

Kamis, 20 November 2025 - 09:46 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jaguarinfo id, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Martin Daniel Tumbelaka, melontarkan kritik keras terkait disharmoni antara Polda Sulawesi Utara dan Pengadilan Negeri (PN) Manado. Hal itu ia sampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Wakapolri, Plt Wakil Jaksa Agung, dan Plt Kepala Badan Pengawasan MA RI di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (18/11/2025).

Dalam video yang beredar melalui akun Instagram MDT.folks, Tumbelaka mengungkapkan bahwa hubungan antara kepolisian dan lembaga peradilan tersebut berada dalam kondisi tidak sehat.

“Di wilayah saya, di Kota Manado, ada yang kurang harmonis antara pihak kepolisian dan pengadilan, khususnya Pengadilan Negeri Manado,” ujar Tumbelaka tegas.

Tumbelaka menyebutkan adanya persoalan serius di mana sejumlah berkas penting yang diajukan penyidik Polda Sulut maupun Polresta Manado tidak mendapat tanda tangan persetujuan dari PN Manado.

“Penetapan penyitaan, perpanjangan penahanan, itu tidak mau ditandatangani oleh pengadilan negeri. Ini bahaya, Pak. Penegakan hukum tidak akan berjalan kalau hal seperti ini terjadi,” tegasnya.

Menurutnya, situasi tersebut bukan kasus tunggal, sebab seluruh berkas dari berbagai satuan penyidik-mulai dari Ditreskrimum hingga Satresnarkoba Polresta Manado diduga turut mengalami penolakan.

“Semua berkas yang diajukan penyidik Polda maupun Polresta Manado, semuanya ditolak dan tidak ditanggapi oleh Pengadilan Negeri,” ungkapnya.

Baca Juga :  BREAKING NEWS! Sidang Putusan Kasus Pemalsuan Dokumen Margaretha Makalew Digelar Hari Ini

Melihat potensi dampaknya terhadap sistem peradilan, Tumbelaka meminta pimpinan Polri, Kejaksaan, dan Mahkamah Agung untuk segera melakukan pengecekan menyeluruh. Ia menilai ketidakharmonisan antar-penegak hukum dapat mengancam upaya penegakan hukum di daerah.

“Tolong dicek, ada apa ini? Kalau hal seperti ini terus dibiarkan, celaka penegakan hukum kita. Tidak akan maksimal kalau tidak ada semangat yang sama atau sinergi antar-penegak hukum,” tandasnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Polda Sulut maupun PN Manado belum memberikan pernyataan resmi terkait hal tersebut.

Follow WhatsApp Channel www.jaguarinfo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Korupsi Proyek Gedung Pancasila Unima Masuk Babak Baru, Polda Sulut Periksa 20 Saksi
Dewan Komisaris Pertamina Tinjau Sekolah Anak Percaya Diri Makassar, Dorong Penguatan Pendidikan Inklusif
Bupati Sitaro Apresiasi Penanggulangan Bencana yang Dilakukan Polri, Janji Relokasi Mako Polres
DVI Biddokkes Polda Sulut Berhasil Identifikasi 13 Korban Kebakaran Panti Werda Damai Manado
Kapolda Irjen Roycke Langie Pimpin Sertijab Dirlantas Polda Sulut
Diduga Gantung Diri, Polda Sulut Jelaskan Perkembangan Penyelidikan Kematian Mahasiswi AE di Tomohon
Wakapolri Tinjau Pembangunan SMA Kemala Taruna Bhayangkara, Progres Capai 43 Persen
Kapolda Sulut Irjen Roycke Langie Kembali Sambangi Lokasi Bencana di Siau, Salurkan Bantuan Kemanusiaan

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 20:44 WITA

Dugaan Korupsi Proyek Gedung Pancasila Unima Masuk Babak Baru, Polda Sulut Periksa 20 Saksi

Rabu, 14 Januari 2026 - 20:25 WITA

Dewan Komisaris Pertamina Tinjau Sekolah Anak Percaya Diri Makassar, Dorong Penguatan Pendidikan Inklusif

Rabu, 14 Januari 2026 - 00:20 WITA

Bupati Sitaro Apresiasi Penanggulangan Bencana yang Dilakukan Polri, Janji Relokasi Mako Polres

Rabu, 14 Januari 2026 - 00:13 WITA

DVI Biddokkes Polda Sulut Berhasil Identifikasi 13 Korban Kebakaran Panti Werda Damai Manado

Rabu, 14 Januari 2026 - 00:06 WITA

Kapolda Irjen Roycke Langie Pimpin Sertijab Dirlantas Polda Sulut

Berita Terbaru