Jaguarinfo.id, Manado – Ketua Sinode GMIM, Pdt Adolf Wenas, resmi melantik Panitia Paskah Nasional 2026 dalam ibadah khidmat di Wisma Negara Bumi Beringin, Manado, Senin (23/02/26).
Kegiatan ini menjadi langkah awal krusial karena Kegiatan Paskah Nasional tahun ini menempatkan Sulawesi Utara sebagai tuan rumah tunggal. Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, hadir langsung memantau jalannya pelantikan yang juga melibatkan panitia paskah anak sekolah minggu se-Sulut tersebut.
Gubernur Yulius Selvanus mengaku sangat terharu saat mengetahui provinsi yang ia pimpin mendapat mandat besar ini. Ia menegaskan bahwa Perayaan Paskah Nasional kali ini bukan sekadar agenda rutin tahunan bagi umat Kristiani. Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara ingin memastikan setiap detail acara berlangsung sempurna tanpa kendala teknis sedikit pun di lapangan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Yulius mengingatkan seluruh jajaran panitia agar meninggalkan mentalitas kerja yang biasa-biasa saja dalam menyusun konsep acara. Beliau meminta keterlibatan aktif semua pihak agar nama baik daerah tetap terjaga di mata tamu mancanegara. Sinergi antara pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan agenda besar yang berpusat di Bumi Nyiur Melambai ini.
Arahan Gubernur Sulut untuk Panitia Paskah Nasional 2026
Dalam sambutannya, Gubernur memberikan instruksi spesifik kepada Panitia Paskah Nasional 2026 agar bekerja secara profesional dan penuh dedikasi. Ia menekankan bahwa mata dunia akan tertuju pada Sulawesi Utara selama perayaan berlangsung pada April mendatang. Oleh karena itu, standar kualitas penyelenggaraan harus melampaui pelaksanaan paskah pada tahun-tahun sebelumnya.
”Saya ingin kita semua bekerja secara serius dan tidak main-main. Kita nanti akan disorot dunia, bukan lagi nasional. Bagaimana Sulut bisa menggelar paskah nasional, sehingga saya berpikir acara ini harus berbeda dengan yang sebelumnya,” tegas Yulius Selvanus di hadapan para pengurus.
Selain persiapan teknis, Gubernur beri informasi mengenai kehadiran sejumlah tokoh penting pada puncak acara nanti. Hashim Djojohadikusumo terjadwal akan tiba di Manado pada 7 April 2026 untuk mengikuti rangkaian kegiatan hingga 8 April 2026. Kehadiran tokoh nasional ini tentu menambah bobot urgensi bagi panitia untuk memberikan pelayanan dan pengamanan terbaik.
Pelantikan ini juga dihadiri oleh Wakil Gubernur Viktor Mailangkay serta jajaran Forkopimda Sulawesi Utara lainnya. Kehadiran para pimpinan daerah menunjukkan dukungan penuh pemerintah terhadap suksesnya agenda religius berskala internasional tersebut. Semua elemen kini mulai bergerak serentak demi mewujudkan perayaan yang megah namun tetap sarat akan makna spiritual.
















