Jaguarinfo.id, Jakarta – Bank Indonesia (BI) resmi meluncurkan program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI) 2026 untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Melalui inisiatif ini, BI memastikan ketersediaan penukaran uang Rupiah Ramadan 2026 yang layak edar di seluruh pelosok negeri.
Bank Indonesia mengalokasikan dana tunai sebesar Rp185,6 triliun untuk mendukung layanan kas SERAMBI tahun ini. Jumlah tersebut meningkat dari periode sebelumnya demi mengimbangi kenaikan mobilitas warga dan penguatan konsumsi rumah tangga menjelang hari raya.
Masyarakat yang ingin mendapatkan uang baru dapat mengakses 8.755 titik layanan yang tersebar di perbankan seluruh Indonesia. BI menyiapkan anggaran khusus sebesar Rp8,6 triliun untuk paket penukaran individu melalui kas keliling dan lokasi strategis. Setiap orang mendapatkan kuota maksimal senilai Rp5,3 juta per paket agar distribusi uang lebih adil dan merata.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Anda wajib melakukan pemesanan terlebih dahulu melalui Aplikasi PINTAR guna memilih jadwal dan lokasi yang paling nyaman.
Layanan terpadu di wilayah DKI Jakarta akan berpusat di GBK Basketball Hall, Senayan, pada pertengahan Maret mendatang. Selain itu, BI menyediakan akses di rumah ibadah dan pusat aktivitas masyarakat untuk mempermudah jangkauan warga.
Proses pemesanan terbagi dalam dua tahap, mulai dari wilayah Pulau Jawa hingga area luar Pulau Jawa. Sistem ini bertujuan agar arus antrean tetap tertib dan masyarakat mendapatkan kepastian ketersediaan uang tunai.
Sinergi BI dan Perbankan Perkuat Transaksi Pembayaran Digital
Deputi Gubernur BI, Ricky P. Gozali, menegaskan bahwa kolaborasi dengan perbankan dan APJATIN sangat krusial dalam menyukseskan program ini. Selain menyediakan uang fisik, BI juga terus memperluas akses transaksi pembayaran digital demi keamanan masyarakat. Integrasi antara layanan tunai dan non-tunai diharapkan mampu menjaga kelancaran sistem pembayaran nasional selama periode Idulfitri.
Penggunaan QRIS dan BI-FAST menjadi solusi cerdas bagi warga yang ingin bertransaksi dengan lebih praktis dan cepat.
”Sinergi ini menjadi kunci dalam menghadirkan layanan kas yang mudah diakses, tertib, dan lancar bagi seluruh lapisan masyarakat,” ujar Ricky P. Gozali saat pembukaan SERAMBI 2026 di Jakarta. Beliau menambahkan bahwa ketersediaan uang tunai yang memadai akan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional tahun 2026. BI juga tetap mengimbau warga agar selalu merawat uang fisik dengan prinsip 5J dan cermat mengenali keaslian uang melalui metode 3D.
















