Jaguarinfo.id, Manado — Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Sulawesi Utara menggelar kegiatan Pelatihan Pemasyarakatan Search and Rescue (SAR) yang diikuti sebanyak 80 peserta dari berbagai unsur potensi SAR serta masyarakat. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan, pengetahuan, dan kesiapsiagaan masyarakat dalam membantu tugas Basarnas dalam penanganan operasi pencarian dan pertolongan.
Pelatihan ini melibatkan berbagai elemen Potensi daerah Sulawesi Utara, organisasi relawan, komunitas pecinta alam, Pelaku pelaku usaha di tempat wisata serta masyarakat umum yang memiliki minat dan kesiapan dalam mendukung operasi SAR. Para peserta mendapatkan materi dasar pencarian, pertolongan, teknik evakuasi, hingga simulasi penanganan kondisi darurat.
Kepala Basarnas Sulawesi Utara, George Mercy Randang, S.IP., M.A.P., menyampaikan apresiasi atas tingginya antusiasme peserta dan menegaskan bahwa kolaborasi dengan potensi SAR sangat penting dalam keberhasilan operasi di lapangan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Beliau juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Sulawesi Utara agar tetap waspada dan berhati-hati dalam beraktivitas, terutama di wilayah rawan bencana. Imbauan ini dikeluarkan sehubungan dengan informasi cuaca ekstrem yang dirilis oleh BMKG.
“Kami berharap pelatihan ini dapat meningkatkan kemampuan dan kesiapsiagaan masyarakat serta unsur potensi SAR. Menghadapi cuaca ekstrem, kami mengingatkan masyarakat untuk selalu mengikuti informasi resmi dan mengutamakan keselamatan,” ujar George Mercy Randang.
Dengan terselenggaranya pelatihan ini, Basarnas Sulawesi Utara berharap semakin banyak masyarakat yang mampu menjadi perpanjangan tangan dalam upaya pencarian dan pertolongan, serta memperkuat jejaring kesiapsiagaan di seluruh wilayah Sulawesi Utara.


















