Jaguarinfo.id, Manado – PT Daya Adicipta Wisesa (DAW) memperkuat komitmennya dalam menyebarkan edukasi keselamatan berkendara Honda bagi generasi muda di Gorontalo. Kali ini, tim ahli mengunjungi SMK Negeri 1 Limboto untuk memberikan sosialisasi safety riding kepada para siswa yang mulai aktif menggunakan sepeda motor.
Program ini bertujuan menciptakan perilaku santun serta disiplin bagi pengendara di jalan raya sejak usia dini.
Instruktur dari PT DAW membekali peserta dengan teknik dasar pengoperasian kendaraan secara tepat. Para siswa mempelajari cara menjaga keseimbangan serta teknik pengereman yang efektif untuk menghindari risiko kecelakaan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain itu, mereka memahami fungsi penggunaan perlengkapan perlindungan seperti helm standar SNI dan jaket saat bepergian. Kesadaran untuk mematuhi rambu lalu lintas menjadi poin utama dalam materi pelatihan berkendara aman tersebut.
Instruktur safety riding PT Daya Adicipta Wisesa, Andhika Reynold Salindeho, menegaskan bahwa pemahaman dini merupakan kunci keselamatan di jalan.
Pihaknya ingin para pelajar tidak hanya mahir secara teknis, tetapi juga memiliki etika yang baik. Oleh karena itu, kolaborasi dengan institusi pendidikan terus diperluas guna menekan angka kecelakaan di kalangan remaja.
“Melalui kegiatan edukasi safety riding ini, kami ingin memberikan pemahaman kepada para siswa mengenai pentingnya keselamatan saat berkendara. Harapannya, para pelajar dapat menjadi pelopor keselamatan berkendara serta mampu menerapkan perilaku berkendara yang aman dan bertanggung jawab di jalan raya,” ujar Andhika.
Sesi diskusi interaktif menutup rangkaian acara dengan antusiasme tinggi dari para peserta. Pelajar bertanya secara langsung mengenai solusi menghadapi situasi darurat di jalanan yang padat.
Melalui langkah nyata ini, Honda berharap mampu melahirkan generasi pelopor yang mengutamakan keamanan demi kenyamanan bersama.
Edukasi keselamatan berkendara Honda ini akan terus berlanjut ke berbagai sekolah lainnya di wilayah Sulawesi Utara dan Gorontalo.
ADP
















