Ekspor Impor Sulawesi Utara Melonjak Tajam Sepanjang 2025

- Redaksi

Senin, 2 Februari 2026 - 16:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jaguarinfo.id, Manado – Kinerja ekspor impor Sulawesi Utara mencatatkan raport hijau yang sangat impresif hingga akhir Desember 2025. Berdasarkan data terbaru, total nilai perdagangan luar negeri Sulut untuk sektor ekspor menembus angka US$ 1.236,40 juta. Angka ini menunjukkan kenaikan drastis sebesar 47,28 persen jika kita bandingkan dengan capaian pada periode yang sama tahun sebelumnya.

​Kondisi sebaliknya justru terjadi pada sektor pengadaan barang dari luar negeri. Nilai impor tercatat hanya mencapai US$ 174,60 juta. Hal ini berarti terjadi penurunan sebesar 22,48 persen secara tahunan. Pergerakan positif ini memperkuat posisi neraca perdagangan daerah yang semakin stabil dan mandiri.

​Komoditas Unggulan Sulawesi Utara Mendominasi Pasar Global

​Sektor lemak dan minyak hewani/nabati masih menjadi mesin utama dalam aktivitas ekspor impor Sulawesi Utara. Komoditas dengan kode HS 15 ini menyumbang nilai sebesar US$ 873,79 juta. Pertumbuhan sektor ini bahkan mencapai 67,09 persen. Fokus pemerintah pada hilirisasi produk turunan kelapa tampaknya membuahkan hasil yang sangat nyata.

​Sementara itu, struktur impor daerah masih bertumpu pada kebutuhan energi. Bahan bakar mineral menjadi barang masuk paling dominan dengan nilai US$ 126,51 juta. Meskipun demikian, ketergantungan pada energi luar ini terpantau menyusut sekitar 16,06 persen. Penurunan tersebut mengindikasikan adanya efisiensi penggunaan bahan bakar di tingkat lokal.

Baca Juga :  Resmi Terbentuk, Ditres PPA-PPO Polda Sulut Jadi Sejarah Baru Perlindungan Kelompok Rentan

​Tiongkok Jadi Tujuan Utama Perdagangan Luar Negeri Sulut

​Relasi dagang dengan mitra internasional menunjukkan dinamika yang menarik selama setahun penuh. Tiongkok kembali mengukuhkan posisinya sebagai negara tujuan utama bagi komoditas unggulan Sulawesi Utara. Pengiriman barang ke Negeri Tirai Bambu mencapai US$ 282,01 juta, atau tumbuh sekitar 42,98 persen.

​Pada sisi impor, Singapura memegang peran sebagai pemasok terbesar bagi Bumi Nyiur Melambah. Namun, nilai transaksi dengan Singapura turun 33,41 persen menjadi US$ 63,15 juta. Pergeseran angka ini menunjukkan bahwa dinamika ekonomi global sangat memengaruhi pola konsumsi dan produksi di wilayah Sulawesi Utara sepanjang tahun 2025.

 

Follow WhatsApp Channel www.jaguarinfo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BI Sulut Perkuat Ekonomi Syariah Lewat Wisata Kuliner Ramadhan 2026
Closing Ceremony Wisata Kuliner Ramadhan, Panitia Apresiasi Bank Indonesia
Digitalisasi Transaksi QRIS Sitaro Melonjak Tajam hingga Rp3,63 Miliar
Jadwal Operasional Bank Indonesia Lebaran 2026: BI-FAST Tetap Beroperasi Penuh
Mudik Bareng Honda 2026: AHM Fasilitasi Ribuan Konsumen Pulang Kampung
Basarnas Manado Gelar Siaga SAR Khusus Lebaran 2026 di Sulut
Wakil Wali Kota Manado Dorong Ketahanan Pangan Melalui Kelompok Tani
Daftar Lengkap Nama PJU dan Kapolsek dalam Sertijab Polres Minut
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 15 Maret 2026 - 23:51 WITA

BI Sulut Perkuat Ekonomi Syariah Lewat Wisata Kuliner Ramadhan 2026

Minggu, 15 Maret 2026 - 22:40 WITA

Closing Ceremony Wisata Kuliner Ramadhan, Panitia Apresiasi Bank Indonesia

Minggu, 15 Maret 2026 - 18:10 WITA

Digitalisasi Transaksi QRIS Sitaro Melonjak Tajam hingga Rp3,63 Miliar

Minggu, 15 Maret 2026 - 16:27 WITA

Jadwal Operasional Bank Indonesia Lebaran 2026: BI-FAST Tetap Beroperasi Penuh

Minggu, 15 Maret 2026 - 14:40 WITA

Mudik Bareng Honda 2026: AHM Fasilitasi Ribuan Konsumen Pulang Kampung

Berita Terbaru