Gubernur, Kapolda dan Forkopimda Sulut Tinjau Lokasi Bencana di Bahu Sondang Siau, Pastikan Pembersihan Material Dipercepat

- Redaksi

Selasa, 6 Januari 2026 - 17:55 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jaguarinfo.id, Sitaro – Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Yulius Selvanus meninjau langsung lokasi terdampak bencana di Desa Bahu Sondang, Kecamatan Siau Timur, Kabupaten Kepulauan Sitaro, pada Selasa (6/1/2026).

​Kunjungan ini dilakukan sesaat setelah Gubernur bersama Kapolda Sulut dan jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) mendarat di Bandara Taman Bung Karno, Siau.

​Desa Bahu Sondang menjadi salah satu titik perhatian utama karena mengalami kerusakan yang cukup parah akibat terjangan banjir material.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Berdasarkan pantauan di lokasi, tumpukan material banjir berupa bebatuan besar masih menutupi sejumlah ruas jalan umum. Kondisi ini sempat melumpuhkan akses transportasi warga setempat.

Baca Juga :  Kapolres Bitung AKBP Albert Zai Sampaikan Pesan Kamtibmas, Ajak Masyarakat Jaga Keamanan dan Ketertiban Kota

​Gubernur Yulius Selvanus melihat langsung pengoperasian alat berat yang telah dikerahkan ke lokasi untuk mengangkut dan membersihkan sisa-sisa material tersebut. Selain alat berat, sejumlah personel dari aparat TNI dan Polri juga disiagakan di lapangan untuk membantu proses evakuasi dan pengamanan.

​Gubernur Sulut menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen untuk mempercepat proses pemulihan infrastruktur agar aktivitas masyarakat dapat kembali normal secepat mungkin.

​”Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara bersama seluruh unsur Forkopimda fokus pada percepatan penanganan dampak bencana di Siau Timur. Saat ini, prioritas utama kami adalah pembersihan material bebatuan yang menutup akses jalan,” ujar Yulius di lokasi bencana, Selasa.

Baca Juga :  Polri Salurkan Air Bersih dan Bagikan Masker untuk Warga Terdampak Banjir di Nagan Raya

​Ia juga menambahkan bahwa koordinasi lintas sektor menjadi kunci dalam penanganan bencana ini.

​”Kami telah menginstruksikan dinas terkait untuk memastikan alat berat bekerja secara maksimal. Saya juga mengapresiasi kesigapan aparat TNI dan Polri yang sudah berada di garda terdepan membantu warga sejak awal kejadian,” lanjutnya.

​Hingga berita ini diturunkan, proses pembersihan material masih terus berlangsung. Pemerintah mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan mengingat kondisi cuaca yang masih fluktuatif.

 

Follow WhatsApp Channel www.jaguarinfo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Sitaro Apresiasi Penanggulangan Bencana yang Dilakukan Polri, Janji Relokasi Mako Polres
DVI Biddokkes Polda Sulut Berhasil Identifikasi 13 Korban Kebakaran Panti Werda Damai Manado
Kapolda Irjen Roycke Langie Pimpin Sertijab Dirlantas Polda Sulut
Diduga Gantung Diri, Polda Sulut Jelaskan Perkembangan Penyelidikan Kematian Mahasiswi AE di Tomohon
Wakapolri Tinjau Pembangunan SMA Kemala Taruna Bhayangkara, Progres Capai 43 Persen
Waspada Oli Palsu, AHM Oil Hadirkan 3 Langkah Mudah Cek Keaslian
Wujud Kepedulian Nyata, Sahabat Ketua Sinode GMIM Salurkan Bantuan Rp50 Juta untuk Pembangunan GMIM Yordan Matungkas
Kapolda Sulut Irjen Roycke Langie Kembali Sambangi Lokasi Bencana di Siau, Salurkan Bantuan Kemanusiaan

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 00:20 WITA

Bupati Sitaro Apresiasi Penanggulangan Bencana yang Dilakukan Polri, Janji Relokasi Mako Polres

Rabu, 14 Januari 2026 - 00:13 WITA

DVI Biddokkes Polda Sulut Berhasil Identifikasi 13 Korban Kebakaran Panti Werda Damai Manado

Rabu, 14 Januari 2026 - 00:06 WITA

Kapolda Irjen Roycke Langie Pimpin Sertijab Dirlantas Polda Sulut

Selasa, 13 Januari 2026 - 15:11 WITA

Diduga Gantung Diri, Polda Sulut Jelaskan Perkembangan Penyelidikan Kematian Mahasiswi AE di Tomohon

Selasa, 13 Januari 2026 - 15:06 WITA

Wakapolri Tinjau Pembangunan SMA Kemala Taruna Bhayangkara, Progres Capai 43 Persen

Berita Terbaru