Jaguarinfo.id, Jakarta – PSSI dikabarkan segera mengumumkan John Herdman sebagai pelatih baru tim nasional Indonesia. Pelatih asal Inggris tersebut telah mendapatkan persetujuan melalui rapat Komite Eksekutif (Exco) PSSI yang digelar pada pertengahan Desember 2025.
Informasi tersebut dilansir dari Kompas.id, yang menyebut bahwa John Herdman akan menangani timnas Indonesia senior sekaligus tim U-23.
“Benar, John Herdman akan melatih timnas senior dan U-23,” ujar anggota Exco PSSI, Ahmad Riyadh.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Keputusan penunjukan Herdman disebut bukan berasal dari gagasan pribadi Ketua Umum PSSI, Erick Thohir.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun, keputusan itu merupakan hasil kesepakatan bersama seluruh pengurus Exco PSSI.
Sebanyak 15 pengurus Exco terlibat dalam rapat tersebut, terdiri dari Ketua Umum Erick Thohir, Wakil Ketua Umum Zainudin Amali dan Ratu Tisha Destria, serta 12 anggota Exco lainnya.
Wakil Ketua Umum PSSI, Zainudin Amali, memastikan rapat Exco telah berlangsung sesuai aturan dan memenuhi kuorum.
“Rapat Exco sudah memenuhi kuorum dan keputusannya sah,” kata Zainudin Amali, Jumat (19/12/2025), dilansir dari Kompas.id
Zainudin menjelaskan, rapat Exco PSSI digelar pada 17–18 Desember 2025 di Jakarta. Saat ini, PSSI masih melakukan finalisasi kontrak John Herdman, yang mencakup durasi kerja, target prestasi, serta skema bonus.
Di sisi lain, sorotan publik selama ini mengarah kepada Erick Thohir terkait penunjukan pelatih timnas.
Namun, fakta terbaru menunjukkan bahwa rekomendasi Herdman berasal dari Direktur Teknik PSSI, Alexander Zwiers.
Alexander Zwiers diketahui melakukan wawancara terhadap dua kandidat terakhir pelatih timnas Indonesia, yakni John Herdman dan Giovanni van Bronckhorst.
Dalam konferensi pers saat perkenalan Nova Arianto sebagai pelatih timnas U-20 Indonesia, Zwiers menjelaskan kriteria pelatih yang dibutuhkan PSSI.
“PSSI mencari pelatih yang sejalan dengan visi besar menuju Piala Dunia 2030,” ujar Zwiers, dilansir dari keterangan resmi PSSI.
Menurutnya, pelatih timnas Indonesia harus memiliki kemampuan kepemimpinan strategis, rekam jejak kuat untuk target jangka pendek seperti Piala Asia, serta mampu membangun kedekatan dengan pemain, suporter, dan komunitas sepak bola nasional.


















