Bank Indonesia Siapkan Penukaran Uang Rupiah Ramadan 2026 Sebesar Rp185,6 Triliun

- Aldy Pascoal

Sabtu, 14 Februari 2026 - 12:16 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jaguarinfo.id, Jakarta – Bank Indonesia (BI) resmi meluncurkan program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI) 2026 untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Melalui inisiatif ini, BI memastikan ketersediaan penukaran uang Rupiah Ramadan 2026 yang layak edar di seluruh pelosok negeri.

Bank Indonesia mengalokasikan dana tunai sebesar Rp185,6 triliun untuk mendukung layanan kas SERAMBI tahun ini. Jumlah tersebut meningkat dari periode sebelumnya demi mengimbangi kenaikan mobilitas warga dan penguatan konsumsi rumah tangga menjelang hari raya.

​Masyarakat yang ingin mendapatkan uang baru dapat mengakses 8.755 titik layanan yang tersebar di perbankan seluruh Indonesia. BI menyiapkan anggaran khusus sebesar Rp8,6 triliun untuk paket penukaran individu melalui kas keliling dan lokasi strategis. Setiap orang mendapatkan kuota maksimal senilai Rp5,3 juta per paket agar distribusi uang lebih adil dan merata.

Anda wajib melakukan pemesanan terlebih dahulu melalui Aplikasi PINTAR guna memilih jadwal dan lokasi yang paling nyaman.

​Layanan terpadu di wilayah DKI Jakarta akan berpusat di GBK Basketball Hall, Senayan, pada pertengahan Maret mendatang. Selain itu, BI menyediakan akses di rumah ibadah dan pusat aktivitas masyarakat untuk mempermudah jangkauan warga.

Proses pemesanan terbagi dalam dua tahap, mulai dari wilayah Pulau Jawa hingga area luar Pulau Jawa. Sistem ini bertujuan agar arus antrean tetap tertib dan masyarakat mendapatkan kepastian ketersediaan uang tunai.

​Sinergi BI dan Perbankan Perkuat Transaksi Pembayaran Digital

​Deputi Gubernur BI, Ricky P. Gozali, menegaskan bahwa kolaborasi dengan perbankan dan APJATIN sangat krusial dalam menyukseskan program ini. Selain menyediakan uang fisik, BI juga terus memperluas akses transaksi pembayaran digital demi keamanan masyarakat. Integrasi antara layanan tunai dan non-tunai diharapkan mampu menjaga kelancaran sistem pembayaran nasional selama periode Idulfitri.

Baca Juga :  BI Sulut Dukung Penuh Tomohon International Flower Festival 2026, Dorong Ekonomi Daerah

Penggunaan QRIS dan BI-FAST menjadi solusi cerdas bagi warga yang ingin bertransaksi dengan lebih praktis dan cepat.

​”Sinergi ini menjadi kunci dalam menghadirkan layanan kas yang mudah diakses, tertib, dan lancar bagi seluruh lapisan masyarakat,” ujar Ricky P. Gozali saat pembukaan SERAMBI 2026 di Jakarta. Beliau menambahkan bahwa ketersediaan uang tunai yang memadai akan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional tahun 2026. BI juga tetap mengimbau warga agar selalu merawat uang fisik dengan prinsip 5J dan cermat mengenali keaslian uang melalui metode 3D.

 

Follow WhatsApp Channel www.jaguarinfo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jaringan Judi Togel di Minahasa Kembali Menggurita, Bandar Besar Diduga Terlibat
Polda Sulut Salurkan Bantuan Korban Gempa NTT Senilai Rp300 Juta
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Kapolres Sangihe Imbau Warga Waspada Karhutla
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Kapolres Sitaro Imbau Warga Waspada Karhutla
Raih IPK 4,5 di Korea Selatan, Srikandi Muda Asal Sulut Lulus Doktor Termuda dan Terbaik di Usia 27 Tahun
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Gubernur Yulius Selvanus Pimpin Rapat Pencegahan Karhutla di Sulut
Polisi Bongkar Sindikat Uang Palsu Lintas Daerah, Belasan Ribu Lembar Disita
Strategi Baru Polri: Edukasi Langsung untuk Pencegahan Karhutla di 8 Provinsi
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 14:41 WITA

Jaringan Judi Togel di Minahasa Kembali Menggurita, Bandar Besar Diduga Terlibat

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:43 WITA

Polda Sulut Salurkan Bantuan Korban Gempa NTT Senilai Rp300 Juta

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:28 WITA

Antisipasi Cuaca Ekstrem, Kapolres Sangihe Imbau Warga Waspada Karhutla

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:23 WITA

Antisipasi Cuaca Ekstrem, Kapolres Sitaro Imbau Warga Waspada Karhutla

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:55 WITA

Raih IPK 4,5 di Korea Selatan, Srikandi Muda Asal Sulut Lulus Doktor Termuda dan Terbaik di Usia 27 Tahun

Berita Terbaru