Korupsi Dana Kas Bank BSG Tahuna, Dua Tersangka Terancam 20 Tahun Penjara

- Redaksi

Sabtu, 14 Februari 2026 - 10:47 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sulut, Kombes Pol FX Winardi Prabowo, saat memberikan keterangan pers terkait penetapan tersangka kasus korupsi dana kas bank BSG Tahuna, Jumat (13/2/2026). Foto Istimewa

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sulut, Kombes Pol FX Winardi Prabowo, saat memberikan keterangan pers terkait penetapan tersangka kasus korupsi dana kas bank BSG Tahuna, Jumat (13/2/2026). Foto Istimewa

Jaguarinfo.id, Manado – Penyidik Subdit Tindak Pidana Korupsi Polda Sulawesi Utara menetapkan dua tersangka baru dalam kasus korupsi dana kas bank BSG Tahuna. Kedua oknum teller berinisial FN dan DB ini diduga kuat melakukan penyelewengan uang operasional bank untuk kepentingan pribadi. Polisi langsung menahan kedua pelaku setelah menemukan bukti kuat mengenai keterlibatan mereka dalam kerugian negara senilai Rp1,8 miliar.

​Direktur Kriminal Khusus Polda Sulut, Kombes Pol FX Winardi Prabowo, menjelaskan bahwa praktik lancung ini terjadi sepanjang tahun 2025. Para pelaku menjalankan aksi dengan cara melakukan penggelapan dana kas dan menciptakan pemberian fiktif. Hasil audit BPKP mengonfirmasi bahwa perbuatan FN dan DB telah merugikan keuangan negara secara signifikan di kantor cabang tersebut.

​Kombes Pol Winardi menyebutkan bahwa penyidik telah mengamankan kedua tersangka di tahanan Polda Sulawesi Utara sejak Jumat (13/2/2026). “Kasus ini terjadi dalam kegiatan pengelolaan dana kas tahun 2025 di salah satu bank BSG di Tahuna,” ungkap Winardi.

Ia menegaskan bahwa tim penyidik masih terus mendalami fakta-fakta hukum guna melengkapi berkas perkara tersebut.

​Keamanan Dana Nasabah Tetap Terjamin

​Polda Sulawesi Utara memastikan bahwa aksi korupsi dana kas bank BSG Tahuna ini tidak menyasar tabungan warga. Pihak kepolisian menegaskan bahwa uang yang hilang merupakan milik internal perbankan, bukan dana dari rekening individu. Oleh karena itu, nasabah tidak perlu khawatir karena kerugian murni jatuh pada pihak institusi bank yang bersangkutan.

​Meskipun demikian, polisi tetap memperingatkan industri perbankan agar memperketat sistem keamanan mereka. Kombes Pol Winardi mengimbau pihak bank untuk terus meningkatkan pengawasan dan audit internal secara rutin. Langkah preventif ini sangat penting untuk mencegah terjadinya penggelapan dana serupa pada masa mendatang.

Baca Juga :  Pertamina Jamin Stok BBM dan LPG Sulawesi Aman Jelang Ramadan 2026

​Para tersangka kini menghadapi konsekuensi hukum yang sangat berat atas tindakan mereka. Polisi menjerat FN dan DB dengan Pasal 3 serta Pasal 8 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Selain itu, penyidik juga menerapkan Pasal 603 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP sebagai dasar tuntutan.

​”Kedua tersangka terancam hukuman maksimal 20 tahun penjara,” tandas Dirkrimsus Polda Sulut tersebut. Proses hukum ini menjadi peringatan keras bagi seluruh karyawan perbankan agar tidak menyalahgunakan wewenang. Kini, publik menanti kelanjutan persidangan kasus ini untuk melihat pertanggungjawaban penuh dari kedua oknum tersebut.

Follow WhatsApp Channel www.jaguarinfo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Digitalisasi Transaksi QRIS Sitaro Melonjak Tajam hingga Rp3,63 Miliar
Jadwal Operasional Bank Indonesia Lebaran 2026: BI-FAST Tetap Beroperasi Penuh
Mudik Bareng Honda 2026: AHM Fasilitasi Ribuan Konsumen Pulang Kampung
Basarnas Manado Gelar Siaga SAR Khusus Lebaran 2026 di Sulut
Wakil Wali Kota Manado Dorong Ketahanan Pangan Melalui Kelompok Tani
Daftar Lengkap Nama PJU dan Kapolsek dalam Sertijab Polres Minut
Gelapkan Dana Rp480 Juta, Mantan Dirut Bank Dana Raya Resmi Ditahan Polda Sulut
Tokoh Pemuda Jufri Mantak Ajak Warga Kawal Pilhut Minahasa 2026 Tanpa Politik Uang
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 15 Maret 2026 - 18:10 WITA

Digitalisasi Transaksi QRIS Sitaro Melonjak Tajam hingga Rp3,63 Miliar

Minggu, 15 Maret 2026 - 16:27 WITA

Jadwal Operasional Bank Indonesia Lebaran 2026: BI-FAST Tetap Beroperasi Penuh

Minggu, 15 Maret 2026 - 14:40 WITA

Mudik Bareng Honda 2026: AHM Fasilitasi Ribuan Konsumen Pulang Kampung

Minggu, 15 Maret 2026 - 13:47 WITA

Basarnas Manado Gelar Siaga SAR Khusus Lebaran 2026 di Sulut

Sabtu, 14 Maret 2026 - 18:00 WITA

Wakil Wali Kota Manado Dorong Ketahanan Pangan Melalui Kelompok Tani

Berita Terbaru

Personel Basarnas Manado saat mengikuti apel kesiapsiagaan di lapangan kantor. Foto Basarnas

DAERAH

Basarnas Manado Gelar Siaga SAR Khusus Lebaran 2026 di Sulut

Minggu, 15 Mar 2026 - 13:47 WITA