Kredit Perbankan Akhir 2025 Meningkat, BI Prediksi Tren Positif Berlanjut di 2026

- Aldy Pascoal

Jumat, 23 Januari 2026 - 00:49 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jaguarinfo.id, Manado – Penyaluran kredit baru perbankan pada triwulan IV 2025 menunjukkan tren kenaikan yang signifikan dibandingkan periode sebelumnya. Berdasarkan hasil Survei Perbankan Bank Indonesia, pertumbuhan ini tecermin dari nilai Saldo Bersih Tertimbang (SBT) permintaan kredit baru yang mencapai 88,92 persen, atau lebih tinggi dari angka 82,33 persen pada triwulan III 2025.

​Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Ramdan Denny Prakoso, menyampaikan bahwa kondisi ini juga dipengaruhi oleh standar penyaluran kredit yang cenderung lebih longgar pada akhir tahun lalu. Indikasi tersebut terlihat dari Indeks Lending Standard (ILS) yang tercatat negatif sebesar -2,59.

Baca Juga :  AHM Pamerkan Inovasi Produk Sepeda Motor Honda Terbaru di IIMS 2026

​Dalam keterangan tertulisnya, Ramdan Denny Prakoso menjelaskan bahwa pelonggaran kebijakan tersebut mencakup beberapa aspek krusial bagi debitur. “Kebijakan penyaluran kredit yang lebih longgar antara lain pada aspek biaya persetujuan kredit, jangka waktu kredit, dan suku bunga kredit,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Memasuki awal tahun 2026, penyaluran kredit baru diprakirakan akan tetap tumbuh dengan nilai SBT sebesar 55,74 persen. Namun, perbankan diprediksi akan bersikap lebih berhati-hati dalam memberikan pinjaman pada triwulan I 2026 ini, yang ditandai dengan proyeksi ILS sebesar 2,75.

Baca Juga :  Anik Works Media (AWM): Ekosistem Digital Marketing dari Yogyakarta & Semarang yang Siap Mengakselerasi Pertumbuhan Bisnis Indonesia

​Meski ada kecenderungan lebih selektif di awal tahun, para pelaku perbankan tetap optimis bahwa jumlah total kredit yang disalurkan hingga akhir tahun 2026 akan melampaui capaian tahun sebelumnya. Keyakinan responden ini didasarkan pada prospek kondisi ekonomi dan moneter yang tetap stabil serta risiko penyaluran kredit yang dinilai masih terjaga dengan baik.

​”Kondisi tersebut antara lain ditopang oleh prospek kondisi ekonomi dan moneter yang tetap baik serta risiko dalam penyaluran kredit yang tetap terjaga,” pungkas Denny.

Follow WhatsApp Channel www.jaguarinfo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sah! DPR Tetapkan Destry Damayanti Gubernur BI Periode 2026-2031
Tembus Pasar Global di Karya Kreatif Indonesia 2026, UMKM Sulawesi Utara Makin Berdaya
Karya Kreatif Indonesia 2026 Sukses Besar, Cetak Transaksi UMKM Rp144,2 Miliar
Polda Sulut Salurkan Bantuan Korban Gempa NTT Senilai Rp300 Juta
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Kapolres Sangihe Imbau Warga Waspada Karhutla
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Kapolres Sitaro Imbau Warga Waspada Karhutla
Raih IPK 4,5 di Korea Selatan, Srikandi Muda Asal Sulut Lulus Doktor Termuda dan Terbaik di Usia 27 Tahun
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Gubernur Yulius Selvanus Pimpin Rapat Pencegahan Karhutla di Sulut
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:20 WITA

Sah! DPR Tetapkan Destry Damayanti Gubernur BI Periode 2026-2031

Kamis, 27 Agustus 2026 - 21:49 WITA

Tembus Pasar Global di Karya Kreatif Indonesia 2026, UMKM Sulawesi Utara Makin Berdaya

Kamis, 27 Agustus 2026 - 21:42 WITA

Karya Kreatif Indonesia 2026 Sukses Besar, Cetak Transaksi UMKM Rp144,2 Miliar

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:43 WITA

Polda Sulut Salurkan Bantuan Korban Gempa NTT Senilai Rp300 Juta

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:23 WITA

Antisipasi Cuaca Ekstrem, Kapolres Sitaro Imbau Warga Waspada Karhutla

Berita Terbaru