Jaguarinfo.id, Manado – Sektor pariwisata di Bumi Nyiur Melambai mencatatkan performa gemilang pada penghujung tahun 2025. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), angka kunjungan wisatawan mancanegara Sulawesi Utara menyentuh 7.020 orang sepanjang Desember 2025. Jumlah kedatangan turis asing tersebut menunjukkan pertumbuhan signifikan sebesar 71,34 persen jika membandingkannya dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Meskipun menunjukkan tren positif secara tahunan, angka ini sebenarnya sedikit melandai daripada pencapaian bulan November. Penurunan bulanan sebesar 5,15 persen terjadi karena dinamika perjalanan global di akhir tahun. Namun, gairah pariwisata tetap terjaga berkat tingginya minat warga dunia mengunjungi destinasi unggulan di wilayah ini.
Dominasi Wisatawan Asal Tiongkok dan Korea Selatan
Tiongkok tetap menjadi penyumbang utama arus masuk pelancong ke Sulawesi Utara dengan porsi mencapai 51,17 persen. Selanjutnya, Korea Selatan menyusul pada posisi kedua dengan kontribusi sebesar 35,19 persen dari total kunjungan. Selain dua negara tersebut, para pelancong dari Singapura, Amerika Serikat, dan Jerman juga mulai meramaikan objek wisata lokal.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kehadiran para pelancong internasional ini memberikan dampak langsung pada industri perhotelan di daerah. Seiring dengan hal itu, Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di Sulawesi Utara tercatat berada pada angka 53,30 persen. Angka tersebut mencerminkan aktivitas ekonomi yang terus berputar pada sektor jasa dan akomodasi selama musim libur.
Durasi Menginap dan Tingkat Hunian Hotel
Para tamu mancanegara rata-rata menghabiskan waktu selama 1,66 hari untuk menginap di berbagai hotel klasifikasi bintang. Walaupun durasi ini cukup singkat, konsistensi kedatangan tamu menjaga ekosistem pariwisata tetap produktif. Pemerintah daerah berharap tren kunjungan wisatawan mancanegara Sulawesi Utara terus meningkat pada tahun 2026 melalui berbagai festival budaya.
















