Jaguarinfo.id, Manado – Pemerintah Kota Manado bersama Polresta Manado bergerak cepat melakukan penyelesaian kasus tawuran di Manado yang melibatkan kelompok pemuda.
Upaya mengatasi konflik pemuda ini berfokus pada penegakan hukum dan pencegahan preventif di wilayah terdampak. Pertemuan strategis tersebut berlangsung di Aula Serbaguna Kantor Walikota Manado pada Jumat (13/2/2026).
Langkah konkret ini menyusul aksi tawuran yang sempat meresahkan warga di Kelurahan Sindulang Satu, Kecamatan Tuminting. Wali Kota Manado Andrei Angouw memimpin langsung rapat koordinasi tersebut untuk memastikan stabilitas keamanan kota kembali pulih. Selain itu, pemerintah ingin merumuskan solusi jangka panjang agar peristiwa serupa tidak terulang kembali.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pihak kepolisian menegaskan komitmen mereka untuk menindak tegas para pelaku yang terlibat dalam gangguan keamanan tersebut. Aparat tidak akan memberikan toleransi bagi pemuda yang kedapatan membawa senjata tajam saat beraksi di jalanan. Polresta Manado memastikan proses hukum berjalan sesuai aturan yang berlaku demi memberikan efek jera kepada para pelanggar.
Saat ini, kepolisian telah mengantongi sejumlah identitas yang diduga kuat menjadi dalang keributan tersebut. Petugas akan segera memproses nama-nama tersebut secara hukum dalam waktu dekat. Oleh karena itu, sinergi antara aparat dan intelijen di lapangan menjadi kunci utama dalam memutus rantai kekerasan jalanan ini.
Penguatan Infrastruktur Cegah Aksi Tawuran Susulan
Pemerintah Kota Manado juga memperkuat sistem pengamanan melalui penyediaan infrastruktur teknologi dan penerangan. Pemkot Manado berencana memasang kamera pengawas (CCTV) di berbagai titik rawan yang sering menjadi lokasi bentrokan. Selain itu, pemasangan Penerangan Jalan Umum (PJU) akan menjadi prioritas agar area gelap tidak lagi menjadi tempat berkumpulnya kelompok pemuda.
Wali Kota Andrei Angouw, Wakil Wali Kota Richard Sualang, serta jajaran Forkopimda turut hadir dalam agenda penting ini. Kehadiran tokoh masyarakat dan pemuka agama juga bertujuan untuk meredam tensi di tingkat lingkungan. Selanjutnya, pemerintah berharap kolaborasi ini menciptakan suasana Manado yang lebih kondusif, aman, dan tertib bagi seluruh masyarakat.
















