Jaguarinfo.id, Manado – PT Angkasa Pura Indonesia melalui Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado berkomitmen menjaga kualitas pelayanan Bandara Sam Ratulangi agar tetap prima. Pihak manajemen memastikan seluruh fasilitas siap melayani masyarakat selama momentum bulan Ramadan hingga perayaan Idulfitri 1447 Hijriah. Meskipun lonjakan arus mudik di Manado tidak sesignifikan wilayah lain, standar keamanan dan kenyamanan tetap menjadi prioritas utama bagi pengguna jasa.
General Manager Bandara Sam Ratulangi Manado, Radityo Ari Purwoko, menjelaskan bahwa pihaknya telah memetakan kebutuhan operasional untuk angkutan Lebaran mendatang. Ia memprediksi kenaikan jumlah penumpang di Manado berada di angka sekitar 30 persen. Angka tersebut relatif lebih kecil jika membandingkannya dengan bandara di daerah yang mayoritas penduduknya beragama Islam.
Namun demikian, manajemen tetap menyiapkan infrastruktur pendukung secara menyeluruh. Pengelola bandara segera mengaktifkan posko terpadu untuk memantau pergerakan penumpang dan pesawat secara real-time. Langkah ini bertujuan untuk memastikan kelancaran arus penumpang di area terminal maupun sisi udara selama masa libur panjang berlangsung.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kolaborasi Bersama Aparat Keamanan
Terkait aspek pengamanan, pihak bandara menjalin kerja sama erat dengan berbagai instansi terkait untuk memperketat pengawasan. Radityo menegaskan bahwa personel gabungan akan bersiaga di titik-titik strategis wilayah bandara. Sinergi ini melibatkan jajaran Polresta Manado, Brimob Polda Sulut, hingga personel TNI AU guna menjamin situasi tetap kondusif.
”Kita tetap menyiapkan fasilitas yang ada terkait posko serta pengamanan. Kami bekerjasama dengan Polresta Manado, Brimob Polda Sulut, serta TNI AU,” ujar Radityo saat memberikan keterangan di Manado, Selasa (3/2/2026). Kehadiran personel keamanan ini menjadi bagian dari upaya preventif dalam mengantisipasi potensi gangguan keamanan di objek vital nasional tersebut.
Suasana Tematik Ramadan di Bandara
Selain fokus pada keamanan, fasilitas Bandara Manado juga akan tampil dengan nuansa berbeda melalui dekorasi tematik. Pihak manajemen berencana mengubah atmosfer terminal dengan ornamen khas Ramadan dan Idulfitri. Hal ini bertujuan agar para penumpang yang datang maupun berangkat dapat merasakan langsung kehangatan suasana hari raya di dalam bandara.
Radityo menambahkan bahwa operasional akan berjalan normal dengan tingkat kewaspadaan yang lebih tinggi. “Kesiapan operasional kami sudah siap. Memang kenaikannya tidak begitu tinggi, sehingga kami layani seperti biasanya dengan peningkatan plus kewaspadaan,” jelasnya. Melalui persiapan matang ini, Bandara Sam Ratulangi optimistis dapat memberikan pengalaman perjalanan yang berkesan bagi seluruh penumpang.
















