Jaguarinfo.id, Manado – Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia (MATAKIN) Sulawesi Utara tengah menyiapkan agenda besar dalam menyambut Perayaan Imlek 2026 Sulawesi Utara. Acara tahunan ini bakal menjadi panggung persatuan bagi seluruh pemeluk agama di Bumi Nyiur Melambai. Panitia mengemas momen Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili tersebut sebagai simbol nyata kokohnya persaudaraan di tengah perbedaan keyakinan.
Ketua MATAKIN Sulut, Js. Ir. Riano Baggy, mengonfirmasi bahwa puncak acara berlangsung pada 22 Februari 2026. Panitia memilih Kantor Graha Gubernuran sebagai lokasi utama kegiatan tersebut. Menurut Riano, pemilihan lokasi ini mencerminkan dukungan penuh pemerintah terhadap tradisi budaya yang inklusif. Ia menegaskan bahwa persiapan teknis kini sudah memasuki tahap final melalui koordinasi intensif.
Hal yang paling menonjol pada perayaan kali ini adalah integrasi nilai-nilai keagamaan yang harmonis. MATAKIN mengundang umat Kristen, Islam, Hindu, dan Budha untuk duduk bersama dalam satu meja. Karena jadwal acara bertepatan dengan bulan Ramadan, panitia merangkaikan kegiatan ini dengan agenda buka puasa bersama. Langkah tersebut bertujuan menghormati umat Muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa saat Perayaan Imlek 2026 Sulawesi Utara berlangsung.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sinergi Pemerintah Perkuat Toleransi Lintas Agama Sulut
Kesuksesan acara ini tidak lepas dari peran aktif Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara. MATAKIN telah menjalin audiensi langsung dengan Gubernur Sulut, Yulius Selvanus Komaling (YSK), dan pihak Kementerian Agama setempat. Dukungan ini mempertegas komitmen daerah dalam menjaga Toleransi Lintas Agama Sulut. Melalui silaturahmi ini, Riano berharap semangat kebhinekaan di Sulawesi Utara tetap menjadi inspirasi bagi daerah lain di Indonesia.
















