Jaguarinfo.id, Sultra – Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi terus memperkuat pengamanan distribusi BBM dan LPG di Sulawesi, khususnya wilayah Sulawesi Tenggara. Langkah strategis ini mengemuka saat Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Deny Sukendar, menemui Kapolda Sultra, Irjen Pol. Didik Agung Widjanarko, S.I.K., M.H.
Dalam pertemuan di Mapolda Sultra tersebut, kedua belah pihak membahas kelancaran pasokan energi bagi masyarakat. Deny Sukendar membawa jajaran manajemen untuk memastikan rantai pasok energi tidak terganggu kendala geografis.
Menanggapi hal itu, Deny menegaskan komitmen perusahaan dalam menjaga ketersediaan energi di lapangan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Pertamina Patra Niaga berkomitmen menjaga kelancaran distribusi BBM dan LPG di Sulawesi Tenggara. Dukungan dan sinergi dengan Polda Sultra menjadi elemen penting agar penyaluran energi kepada masyarakat dapat berjalan dengan aman, tertib, dan tepat sasaran,” ujar Deny.
Strategi Pengamanan Objek Vital Nasional
Di sisi lain, Irjen Pol. Didik Agung Widjanarko menyambut positif inisiatif kolaborasi dari pihak Pertamina tersebut. Pihak kepolisian menyatakan kesiapan penuh dalam mengawal setiap jalur distribusi yang ada.
“Polda Sulawesi Tenggara siap bersinergi dan memberikan dukungan pengamanan terhadap objek vital nasional, termasuk distribusi BBM dan LPG, agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan dengan lancar,” ungkap Kapolda Sultra.
Selain hal tersebut, Area Manager Communication, Relation, and CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, T. Muhammad Rum, menekankan pentingnya kerja sama lintas institusi. Ia percaya bahwa kolaborasi dengan aparat penegak hukum akan berdampak positif bagi perekonomian warga.
“Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi terus memperkuat koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan, termasuk aparat penegak hukum, untuk memastikan distribusi energi berjalan aman dan mendukung aktivitas sosial serta perekonomian masyarakat Sulawesi Tenggara,” jelas Muhammad Rum.
Sinergi ini diharapkan mampu meminimalisir gangguan distribusi di wilayah Sulawesi. Dengan demikian, masyarakat dapat menikmati akses energi yang lebih andal dan berkelanjutan sepanjang tahun.
















