Jaguarinfo.id, Manado – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) serta gudang ketahanan pangan Polda Sulut pada Jumat, 13 Februari 2026. Langkah strategis ini bertujuan memperkuat kedaulatan pangan nasional melalui sinergi antara pemerintah dan kepolisian di seluruh wilayah Indonesia.
Presiden memimpin langsung seremoni tersebut dari kawasan Palmerah, Jakarta Barat, yang tersambung melalui konferensi video ke jajaran kepolisian daerah.
Pejabat utama Polda Sulawesi Utara mengikuti prosesi peresmian ini secara virtual dari lokasi fasilitas baru di SPN Karombasan, Manado.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dari total 1.179 SPPG dan 18 gudang logistik Polri di seluruh Indonesia, salah satunya kini berdiri kokoh di tanah Nyiur Melambai.
Kehadiran fasilitas ini menjadi bukti nyata bahwa kepolisian berkomitmen penuh mengawal program prioritas pemerintah dalam bidang pemenuhan nutrisi masyarakat.
Kapolda Sulut Irjen Pol Roycke Harry Langie menyatakan dukungan total terhadap visi Astacita yang dicanangkan pemerintah.
Melalui Irwasda Polda Sulut Kombes Pol Amin Litarso, ia menegaskan bahwa pihak kepolisian siap menyukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Amin menyebutkan bahwa jajaran Polda Sulawesi Utara terus bergerak cepat untuk memastikan infrastruktur pendukung siap beroperasi secara maksimal demi kesejahteraan warga setempat.
Kapasitas Besar Gudang Logistik SPN Karombasan
Saat ini, pembangunan infrastruktur pendukung ketahanan pangan Polda Sulut di SPN Karombasan telah mencapai progres 100 persen. Fasilitas gudang yang tersedia memiliki luas 564 meter persegi dengan daya tampung mencapai 1.000 ton. Kapasitas besar ini mampu menyimpan stok pangan Polri seperti beras dan jagung dalam jumlah signifikan untuk memenuhi kebutuhan distribusi pelayanan gizi.
”Gudang ketahanan pangan kita seluas 564 meter persegi dan kapasitas 1.000 ton, bisa menyimpan beras atau jagung. Kami sekarang sedang menunggu proses MOU bersama Bulog Divre Sulut Gorontalo untuk pengisian komoditasnya,” ujar Kombes Pol Amin Litarso kepada awak media.
Ia menambahkan bahwa isi gudang tersebut nantinya akan langsung menyuplai kebutuhan operasional SPPG yang lokasinya berdekatan.
Polda Sulawesi Utara tidak berhenti pada satu titik saja dalam mengembangkan pusat pemenuhan gizi ini. Ke depannya, kepolisian akan segera meresmikan empat titik SPPG tambahan untuk menjangkau masyarakat yang lebih luas.
Lokasi tersebut mencakup wilayah Kabupaten Minahasa, Minahasa Utara, Kota Bitung, hingga Kepulauan Sitaro sebagai bentuk pemerataan akses gizi dan pangan.
Pembangunan keempat fasilitas baru tersebut saat ini sudah menyentuh angka 90 persen dan tinggal menunggu tahap pengisian perangkat pendukung.
Amin menjelaskan bahwa untuk sementara waktu, operasional fasilitas tetap menggunakan sumber daya manusia dari Biro Logistik Polda Sulut. “Polda Sulut sangat konsen dengan mengawal program MBG ini dan memastikan gudang pangan berfungsi optimal,” pungkas Amin menutup keterangannya.
ADP
















