Jaguarinfo.id, Manado – Direktorat Binmas Polda Sulawesi Utara melaksanakan Forum Group Discussion Ditbinmas Polda Sulut guna memperkuat ketahanan pemuda dari ancaman radikalisme. Kegiatan diskusi kelompok terarah ini berlangsung meriah di Ball Room Peninsula Hotel Manado pada Selasa (10/03/26).
Direktur Binmas Polda Sulut, Kombes Pol Rio A. Panelewen, membuka langsung agenda strategis tersebut dengan didampingi Kasubdit Bintibsos, AKBP Benny Ansiga.
Pihak kepolisian mengundang berbagai elemen masyarakat mulai dari dunia pendidikan hingga organisasi keagamaan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Peserta berasal dari Pemuda GMIM, OMK Keuskupan Manado, Pemuda Remaja Masjid, hingga perwakilan pemuda Hindu dan Konghucu. Selain itu, hadir pula fungsionaris BEM dari Unsrat, IAIN Manado, Politeknik, STAKEN, serta siswa dari berbagai SMA dan SMK di Manado.
Ditbinmas Polda Sulut mengemas acara ini secara interaktif dengan menghadirkan para pakar di bidangnya. Wakatim Resmob Polda Sulut, IPDA Andros G. Hinur, membedah ancaman judi online, pinjol, dan kejahatan jalanan.
Anggota DPRD Manado, Monica Tambajong, bersama Influencer Lingkan Rumambi dan Guru Milenial Debryanto Kavin Sampul memberikan motivasi tentang masa depan yang inspiratif. Materi diskusi juga fokus pada peranan Pramuka dalam mencegah kenakalan remaja di lingkungan sekitar.
Komitmen Merawat Toleransi di Sulawesi Utara
Antusiasme peserta terlihat sangat tinggi saat sesi tanya jawab berlangsung dengan dinamis.
Kombes Pol Rio A. Panelewen menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah preventif untuk menjaga kondusivitas wilayah.
Melalui Forum Group Discussion Ditbinmas Polda Sulut, kepolisian ingin memastikan generasi muda tidak terpapar paham ekstrem yang dapat memecah belah persatuan.
”Kami sengaja mengundang tokoh pemuda dari berbagai latar belakang pendidikan dan keagamaan untuk berdiskusi secara mendalam. Pertemuan ini bertujuan mengingatkan kita semua mengenai pentingnya merawat toleransi serta mencegah paham radikalisme sedini mungkin,” ujar Kombes Pol Rio A. Panelewen kepada media.
Ia juga menambahkan bahwa diskusi ini menjadi wadah untuk menentukan arah masa depan bangsa yang lebih baik. Output dari kegiatan ini adalah terciptanya kader muda yang cerdas dalam menyaring informasi dan menjauhi narkoba.

Upaya kolaboratif ini diharapkan mampu menekan angka kriminalitas remaja di Sulawesi Utara secara signifikan.
ADP
















