Strategi Ketahanan Pangan Nasional: BI Luncurkan GPIPS 2026 di Sumatera

- Redaksi

Rabu, 11 Februari 2026 - 23:34 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung Bank Indonesia sebagai pusat kebijakan moneter dan stabilitas keuangan nasional.

Gedung Bank Indonesia sebagai pusat kebijakan moneter dan stabilitas keuangan nasional.

Jaguarinfo.id, Banyuasin – Bank Indonesia resmi meluncurkan Gerakan Pengendalian Inflasi dan Pangan Sejahtera (GPIPS) Wilayah Sumatera 2026 di Kabupaten Banyuasin, Rabu (11/2). Langkah ini menjadi strategi ketahanan pangan nasional terbaru untuk menghadapi risiko cuaca ekstrem dan fluktuasi harga. Melalui inisiatif ini, pemerintah berupaya memperkuat pengendalian inflasi pangan agar tetap stabil di tengah tantangan iklim yang semakin kompleks.

​Deputi Gubernur Bank Indonesia, Ricky P. Gozali,Gedung perkantoran Bank Indonesia dengan arsitektur modern dan logo BI yang terlihat jelas menjelaskan bah berfokus pada penguatan pasokan secara struktural. Bank Indonesia tidak hanya mengejar stabilitas harga jangka pendek, tetapi juga membangun ekosistem yang berkelanjutan. Oleh karena itu, kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan lembaga terkait menjadi sangat krusial.

​Ricky memaparkan tiga strategi utama dalam agenda ini. Pertama, petani harus meningkatkan produksi melalui benih unggul dan teknologi adaptif. Kedua, pemerintah menjamin kelancaran distribusi antarwilayah guna memangkas biaya logistik. Ketiga, penguatan sinergi data neraca pangan membantu pengambilan kebijakan yang lebih akurat.

​”Kolaborasi yang erat antara pemerintah pusat dan daerah, kementerian/lembaga, pelaku usaha, serta wakil rakyat menjadi kunci dalam menjaga stabilitas harga, memperkuat ketahanan pangan, memberdayakan petani, dan mendorong kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan,” tegas Ricky P. Gozali.

​Pada kesempatan yang sama, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru menekankan peran teknologi dalam sektor pertanian. Sumatera Selatan kini menjadi produsen beras terbesar ketiga secara nasional berkat inovasi digital SiBenih. Keberhasilan ini membuktikan bahwa modernisasi pertanian sangat efektif mendukung tercapainya target swasembada pangan.

​Selain itu, program Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP) terbukti mampu memperkuat kemandirian masyarakat di tingkat rumah tangga. Prestasi ini membuahkan penghargaan Satyalancana Wira Karya dari Presiden RI bagi Sumatera Selatan. Capaian tersebut menjadi motivasi bagi wilayah lain di Sumatera untuk mengadopsi teknologi serupa.

Baca Juga :  Update Banjir Bandang Sitaro: Satu Korban Ditemukan, Tim SAR Masih Cari 2 Orang Lagi

​Langkah Strategis Pengendalian Inflasi Pangan

​Meskipun inflasi tahun 2025 terjaga pada angka 2,92%, tantangan baru muncul pada awal 2026. Inflasi Januari 2026 yang menyentuh 3,55% memicu pemerintah untuk bergerak lebih cepat. Melalui GPIPS, Bank Indonesia mempertajam fokus pada perlindungan usaha tani pascabencana dan percepatan pemulihan lahan.

​Selanjutnya, rangkaian GPIPS akan berlanjut ke wilayah Jawa, Kalimantan, hingga Sulampua. Upaya ini merupakan bentuk nyata komitmen bersama dalam melindungi daya beli masyarakat. Dengan penguatan logistik dan mitigasi cuaca, pemerintah optimis strategi ketahanan pangan nasional akan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan petani dan konsumen secara luas.

Editor : Aldy Pascoal  / Sumber : Bank Indonesia

Follow WhatsApp Channel www.jaguarinfo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Demo Mahasiswa di DPRD Sulut Berujung Ricuh, Polda Sulut Pastikan Tindakan Sesuai SOP
Kejati Sulut Tahan Eks Kadis ESDM Terkait Dugaan Korupsi Tambang Emas PT HWR
Muhammad Kiandra Ramadhipa Cetak Sejarah di Moto3 Junior World Championship 2026
PT DAW Gelar AHM Technical Skill Contest 2026, Tingkatkan Kualitas Layanan Teknisi Honda
Satgas PASTI Tindak 36 Usaha Gadai Ilegal di Sulawesi Utara dan Gorontalo
Dedi Taufik: Sulawesi Utara Punya Modal Kuat Jadi Tujuan Investasi Unggulan
Bank Indonesia dan Pemprov Sulut Gelar Capacity Building untuk Genjot Investasi Daerah
Apresiasi Dukungan Gubernur Yulius Selvanus, KTNA Sulut Siap Sukseskan Penas ke-17 di Gorontalo
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 01:29 WITA

Demo Mahasiswa di DPRD Sulut Berujung Ricuh, Polda Sulut Pastikan Tindakan Sesuai SOP

Jumat, 19 Juni 2026 - 01:13 WITA

Kejati Sulut Tahan Eks Kadis ESDM Terkait Dugaan Korupsi Tambang Emas PT HWR

Jumat, 19 Juni 2026 - 00:52 WITA

Muhammad Kiandra Ramadhipa Cetak Sejarah di Moto3 Junior World Championship 2026

Jumat, 19 Juni 2026 - 00:46 WITA

PT DAW Gelar AHM Technical Skill Contest 2026, Tingkatkan Kualitas Layanan Teknisi Honda

Jumat, 19 Juni 2026 - 00:38 WITA

Satgas PASTI Tindak 36 Usaha Gadai Ilegal di Sulawesi Utara dan Gorontalo

Berita Terbaru