Jaguarinfo.id, Minahasa – Bupati Minahasa Robby Dondokambey, SSi, MAP resmi melakukan penyegaran birokrasi dengan melantik sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama pada Senin (26/1/2026). Langkah strategis ini mendapat dukungan penuh dari berbagai elemen masyarakat, termasuk organisasi kepemudaan.
Penyegaran struktur organisasi ini berlangsung khidmat dengan saksi utama Wakil Bupati Vanda Sarundajang, SS. Hadir pula Sekretaris Daerah Dr. Lynda Watania serta jajaran Forkopimda untuk mengawal proses pengambilan sumpah janji para ASN terpilih tersebut.
Menanggapi hal tersebut, Tokoh Pemuda Minahasa, Jufry Mantak Spd, memberikan apresiasi tinggi terhadap keputusan berani pemerintah daerah. Ia menilai rotasi jabatan merupakan kebutuhan organisasi untuk menjawab tantangan pembangunan yang semakin kompleks di Tanah Minahasa.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Optimalisasi Pelayanan Publik Melalui Refreshment Jabatan
Menurut Jufry, perombakan ini bukan sekadar seremoni perpindahan kursi, melainkan upaya memicu motivasi baru di lingkungan kerja. Ia meyakini bahwa wajah-wajah baru di posisi strategis akan membawa energi positif bagi pelayanan publik.
”Kami menyambut baik perombakan jabatan ini. Menurut saya, ini adalah langkah tepat untuk memastikan mesin birokrasi tetap panas dalam melayani rakyat,” ujar Jufry saat ditemui awak media, Selasa (27/01/2026).
Pria yang juga dikenal sebagai anggota PWI Sulawesi Utara ini mengaku optimis dengan masa depan pemerintahan Robby-Vanda. Baginya, penempatan pejabat yang sesuai dengan kompetensinya akan meminimalisir sumbatan komunikasi dalam eksekusi program kerja.
”Saya optimis pemerintahan akan berjalan dengan lancar jika ada refreshment jabatan ini. Penyegaran ini akan menghilangkan kejenuhan dan mendorong inovasi di setiap instansi,” tambah Jufry dengan nada yakin.
Momentum pelantikan ini menjadi babak baru bagi Kabupaten Minahasa untuk berlari lebih kencang. Dengan sinergi antara pejabat yang baru dilantik dan dukungan dari tokoh pemuda, visi Minahasa yang lebih maju diharapkan bukan sekadar slogan, melainkan realitas yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
















