Jaguarinfo.id, Manado – Pemerintah Kota Manado terus memperkuat sektor pertanian guna menjaga ketahanan pangan Kota Manado di tengah pesatnya pembangunan perkotaan. Sebagai langkah nyata menjamin ketersediaan pangan, Wakil Wali Kota Manado Richard Sualang menyerahkan bantuan bibit cabai kepada Kelompok Tani Solafide.
Kegiatan tersebut berlangsung di Kelurahan Pandu, Kecamatan Bunaken, pada Jumat (13/03/2026). Selain menyerahkan bibit, pemerintah juga melakukan penanaman jagung bersama para petani setempat.
Dalam sambutannya, Richard Sualang memberikan apresiasi tinggi kepada para petani yang tetap konsisten mengelola lahan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menilai keberadaan kelompok tani sangat vital bagi stabilitas stok pangan di ibu kota Sulawesi Utara ini.
“Ini menjadi kebanggaan bagi kita semua, karena di Kota Manado masih terdapat petani dan lahan pertanian yang produktif. Hal ini menunjukkan bahwa sektor pertanian masih menjadi bagian penting dalam menopang kebutuhan pangan masyarakat,” ujar Sualang.
Selanjutnya, ia menjelaskan bahwa aktivitas pertanian di wilayah Bunaken memberikan kontribusi nyata bagi program pemerintah. Hal ini terutama berkaitan dengan upaya menjaga ketersediaan bahan pangan pokok secara mandiri.
Sualang juga menyoroti kaitan antara produktivitas lahan dengan program nasional. Menurutnya, pertumbuhan penduduk dan program pemerintah pusat menuntut sektor pertanian untuk bekerja lebih keras.
“Kebutuhan pangan tentu akan terus meningkat seiring berbagai program pemerintah pusat. Oleh karena itu, peran petani sangat penting dalam memastikan ketersediaan bahan pangan, termasuk jagung yang juga menjadi pakan bagi sektor peternakan,” jelasnya.
Selain memperkuat ketahanan pangan Kota Manado, hasil panen ini memiliki dampak ekonomi langsung. Richard menambahkan bahwa saat petani memanen hasil bumi, pasar lokal akan bergerak dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar.
Harapan untuk Kolaborasi Berkelanjutan
Pada akhir kegiatan, Sualang menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, penyuluh, dan petani. Ia berharap kerja sama ini dapat mengatasi tantangan teknis di lapangan secara cepat dan tepat.
“Kita berharap sinergi antara pemerintah, penyuluh, dan kelompok tani terus diperkuat. Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri, tetapi harus didukung oleh para petani dan semua pihak terkait,” pungkasnya.
Sejumlah pejabat turut hadir dalam acara ini, termasuk Kepala Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Sulut Steivie Karouw. Hadir pula Asisten II Atto Bulo, Kepala Dinas Pertanian M Sofyan, serta Camat Bunaken Herry Anwar.
ADP
















