Jaguarinfo.id, Manado – Pemerintah Kota Manado mulai mempertajam arah pembangunan masa depan melalui Forum Perangkat Daerah dalam rangka penyusunan RKPD Kota Manado 2027. Langkah strategis ini bertujuan untuk menyelaraskan berbagai program prioritas lintas sektor agar lebih tepat sasaran. Perencanaan Pembangunan Manado tahun 2027 tersebut berlangsung di Ruang Serbaguna Kantor Walikota pada Rabu (25/2/2026).
Wali Kota Manado, Andrei Angouw, membuka langsung kegiatan yang dihadiri berbagai pemangku kepentingan daerah tersebut.
Ia menekankan bahwa fondasi utama kemajuan sebuah daerah terletak pada kualitas perencanaannya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Oleh karena itu, seluruh jajaran perangkat daerah harus merancang program secara matang dan terukur sejak dini.
Andrei Angouw menjelaskan bahwa setiap program harus mencerminkan visi dan misi pembangunan daerah serta nasional. Ia ingin memastikan bahwa seluruh aspirasi masyarakat melalui Musrenbang dan pokok pikiran DPRD terakomodasi dengan baik. Keselarasan ini sangat penting agar target pembangunan dapat tercapai secara maksimal.
“Perencanaan adalah hal yang sangat fungsional. Sebelum kita membuat program, kita harus pikir baik-baik agar tepat sasaran dan sesuai dengan visi dan misi. Kita juga harus mendukung visi misi Presiden, Gubernur, dan Walikota,” ujar Angouw dalam arahannya.
Salah satu motor penggerak ekonomi dalam RKPD Kota Manado 2027 adalah sektor pariwisata yang kompetitif. Namun, Wali Kota mengingatkan bahwa kemajuan wisata memerlukan penyelesaian masalah mendasar seperti manajemen limbah. Lingkungan yang bersih menjadi syarat mutlak untuk meningkatkan daya saing kota di mata wisatawan.
Solusi Sampah dan Strategi Arah Kebijakan Manado 2027
Pemerintah Kota berkomitmen mengubah budaya masyarakat melalui edukasi dan program kebersihan yang berkelanjutan. Tanpa penataan lingkungan yang baik, potensi wisata Manado tidak akan berkembang secara optimal. Oleh karena itu, kreativitas dalam sosialisasi program kebersihan menjadi poin krusial bagi seluruh SKPD.
“Untuk mendukung pariwisata, persoalan sampah harus kita tangani serius. Perlu edukasi kepada masyarakat, harus kreatif, ada sosialisasi dan program yang berkelanjutan. Kita harus mampu mengubah budaya,” tegas Wali Kota.
Selain masalah lingkungan, pengentasan kemiskinan ekstrem tetap menjadi prioritas utama dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah tersebut. Pemerintah ingin memastikan bantuan sosial dan program pemberdayaan ekonomi benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan. Peningkatan taraf hidup warga menjadi tolok ukur keberhasilan pembangunan manusia di masa depan.
Sektor infrastruktur dan tata ruang juga masuk dalam agenda strategis untuk menciptakan kenyamanan bagi penduduk. Kota yang aman dan rapi akan memudahkan masuknya investasi baru ke Ibu Kota Provinsi Sulawesi Utara ini. Kondisi yang kondusif diyakini bakal memperkuat daya tarik Manado pada tingkat nasional.
Wali Kota juga tidak melupakan aspek pembangunan manusia melalui program sosial-keagamaan yang inklusif. Ia berharap nilai-nilai Ketuhanan selalu tercermin dalam setiap kebijakan yang memfasilitasi kebutuhan ibadah masyarakat. Dengan begitu, kesejahteraan lahir dan batin dapat terwujud secara berdampingan.
“Saya berharap melalui forum ini kita bisa berdiskusi dengan baik, merumuskan program yang tepat, sehingga APBD 2027 benar-benar bisa dimaksimalkan untuk kepentingan masyarakat Kota Manado,” pungkasnya.
ADP
















