Tips dari Honda untuk Perawatan Motor Saat Cuaca Hujan

- Aldy Pascoal

Rabu, 7 Januari 2026 - 14:35 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jaguarinfo.id, Manado – Musim penghujan menuntut pengendara sepeda motor untuk lebih memperhatikan kondisi kendaraannya. Intensitas hujan yang tinggi dapat memengaruhi performa motor, terutama jika perawatan tidak dilakukan secara rutin. Air hujan yang mengandung zat asam juga berpotensi memicu karat pada beberapa komponen jika dibiarkan terlalu lama.

Salah satu langkah sederhana yang dapat dilakukan adalah membersihkan motor setelah digunakan di tengah hujan. Kotoran dan sisa air hujan yang menempel sebaiknya segera dibersihkan untuk mencegah korosi. Saat mencuci motor, pengendara disarankan untuk tidak menyemprotkan air bertekanan tinggi secara langsung ke bagian radiator agar tidak merusak sistem pendinginan.

Selain kebersihan, kondisi ban juga berperan penting dalam menjaga keselamatan berkendara. Tekanan angin ban perlu diperiksa secara berkala, terutama saat musim hujan. Penyesuaian tekanan ban dapat membantu meningkatkan daya cengkeram pada permukaan jalan yang basah sehingga motor lebih stabil saat dikendarai.

Performa sistem pengereman juga harus selalu dipastikan dalam kondisi baik. Rem yang sering terkena air hujan dan kotoran perlu dibersihkan secara rutin. Pemeriksaan komponen rem, seperti tuas, kabel, dan kampas rem, penting dilakukan untuk memastikan fungsinya tetap optimal dan responsif saat digunakan.

Komponen lain yang tidak kalah penting adalah rantai motor. Rantai yang jarang dibersihkan dan dilumasi dapat lebih cepat berkarat, terutama di musim hujan. Pastikan kondisi rantai bersih, terlumasi dengan baik, serta memiliki tingkat kekencangan yang sesuai agar tidak mengganggu kenyamanan dan keamanan berkendara.

Baca Juga :  Sinergi TPID dan TP2DD Bolsel Jaga Stabilitas Ekonomi Jelang Idul Adha

Selain itu, pengendara juga disarankan untuk memeriksa kondisi busi dan penutupnya. Pastikan tidak ada air yang masuk ke area busi karena dapat mengganggu proses pembakaran mesin. Jika ditemukan kondisi lembap, segera keringkan agar motor tetap mudah dihidupkan.

“Perawatan motor di musim hujan sebaiknya dilakukan secara rutin dan menyeluruh. Dengan menjaga kebersihan serta memeriksa komponen penting, pengendara dapat tetap merasa aman dan nyaman meski sering berkendara di kondisi cuaca basah,” ujar Ridwan Marpela, Technical Service Department Head PT. Daya Adicipta Wisesa

Untuk memastikan kondisi motor tetap prima, konsumen dapat melakukan pengecekan berkala di bengkel AHASS terdekat. Didukung teknisi berpengalaman serta layanan booking servis, perawatan motor dapat dilakukan dengan lebih praktis dan efisien.

Follow WhatsApp Channel www.jaguarinfo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jaringan Judi Togel di Minahasa Kembali Menggurita, Bandar Besar Diduga Terlibat
Polda Sulut Salurkan Bantuan Korban Gempa NTT Senilai Rp300 Juta
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Kapolres Sangihe Imbau Warga Waspada Karhutla
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Kapolres Sitaro Imbau Warga Waspada Karhutla
Raih IPK 4,5 di Korea Selatan, Srikandi Muda Asal Sulut Lulus Doktor Termuda dan Terbaik di Usia 27 Tahun
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Gubernur Yulius Selvanus Pimpin Rapat Pencegahan Karhutla di Sulut
Polisi Bongkar Sindikat Uang Palsu Lintas Daerah, Belasan Ribu Lembar Disita
Strategi Baru Polri: Edukasi Langsung untuk Pencegahan Karhutla di 8 Provinsi
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 14:41 WITA

Jaringan Judi Togel di Minahasa Kembali Menggurita, Bandar Besar Diduga Terlibat

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:43 WITA

Polda Sulut Salurkan Bantuan Korban Gempa NTT Senilai Rp300 Juta

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:28 WITA

Antisipasi Cuaca Ekstrem, Kapolres Sangihe Imbau Warga Waspada Karhutla

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:23 WITA

Antisipasi Cuaca Ekstrem, Kapolres Sitaro Imbau Warga Waspada Karhutla

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:55 WITA

Raih IPK 4,5 di Korea Selatan, Srikandi Muda Asal Sulut Lulus Doktor Termuda dan Terbaik di Usia 27 Tahun

Berita Terbaru