Jaguarinfo.id, Makassar – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sulawesi Selatan bersama pengelola Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar terus melakukan pengembangan sistem autogate keimigrasian guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada pengguna jasa bandara.
Berdasarkan pantauan di lapangan, saat ini telah tersedia 10 unit autogate, masing-masing 5 unit di area kedatangan internasional dan 5 unit di area keberangkatan internasional. Pengembangan autogate ini merupakan bagian dari program Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan yang diterapkan di seluruh bandara internasional di Indonesia.
“Analisis dan evaluasi dari Bapak Menteri, salah satu program tambahan adalah autogate di seluruh bandara internasional, dan Bandara Sultan Hasanuddin Makassar menjadi salah satunya,” ujar Friece ( dikutip dari Herald.id)
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain peningkatan pelayanan keimigrasian, pihak Imigrasi juga menaruh perhatian serius terhadap berbagai isu strategis, seperti penindakan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), pengembangan desa binaan, pelayanan haji dan umrah, serta antisipasi tenaga kerja migran nonprosedural.
“Kami juga mengantisipasi haji ilegal. Kami berkomitmen penuh dan tidak main-main dalam hal penindakan haji ilegal. Hal ini juga mendapat apresiasi dari pimpinan,” tegasnya.
Sementara itu, General Manager Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, Minggus Gandeguai, menyambut baik pengembangan dan penambahan autogate di bandara tersebut. Menurutnya, kehadiran autogate sangat membantu mempercepat proses pemeriksaan keimigrasian sekaligus meningkatkan kenyamanan penumpang internasional.
“Kami mendukung penuh pengembangan autogate ini karena sejalan dengan komitmen bandara dalam memberikan pelayanan yang cepat, aman, dan nyaman. Autogate juga menjadi bagian dari transformasi digital layanan bandara,” ujar Minggus.
Ia menambahkan, penggunaan autogate dapat mengurangi antrean panjang di konter imigrasi, terutama pada jam-jam sibuk dan musim puncak penumpang, sehingga arus kedatangan dan keberangkatan internasional dapat berjalan lebih lancar.
“Sinergi antara pihak bandara dan Imigrasi akan terus kami perkuat demi memberikan pengalaman terbaik bagi pengguna jasa Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar,” tutupnya.

















