Perkuat Layanan Kesehatan di Indonesia Timur, Dewan Komisaris Pertamina Tinjau RSOJ Makassar

- Aldy Pascoal

Sabtu, 10 Januari 2026 - 00:23 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jaguarinfo.id, Makassar –  Dewan Komisaris PT Pertamina (Persero) melakukan kunjungan kerja atau management walkthrough ke Rumah Sakit Otak dan Jantung (RSOJ) Pertamina Makassar Royal Biringkanaya, Sulawesi Selatan, belum lama ini.

​Kunjungan ini bertujuan untuk memperkuat fungsi pengawasan sekaligus memastikan layanan kesehatan di wilayah Indonesia Timur selaras dengan strategi besar Pertamina Group dan agenda pembangunan nasional.

​Komisaris Independen PT Pertamina (Persero), Condro Kirono, menegaskan bahwa peningkatan kualitas layanan dan pengalaman pasien (patient experience) adalah kunci utama agar rumah sakit plat merah ini mampu bersaing di industri kesehatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​”RSOJ perlu memastikan penggunaan teknologi dan peralatan medis terbaik. Kita harus mampu menghadirkan pengalaman pasien yang unggul sehingga semakin dipercaya masyarakat,” ujar Condro dalam keterangan tertulis yang diterima, Sabtu (10/1/2026).

​Dalam tinjauan tersebut, jajaran Dewan Komisaris bersama Komite Audit dan Komite Pemantau Investasi menyoroti performa positif rumah sakit meski lokasinya tidak berada di pusat kota Makassar.

Baca Juga :  Sulut Raih Penghargaan Nasional TP2DD, Tomohon Naik Peringkat, Bolmut Tembus Tiga Besar

​Komite Audit Pertamina, Mohammad Imran Zulkarnain Duki, mengapresiasi tingkat okupansi pasien yang tetap tinggi. Ia bahkan melihat peluang besar bagi RSOJ Makassar untuk merambah sektor wisata medis (medical tourism).

​”Ada potensi pengembangan medical tourism dengan memanfaatkan keunggulan pariwisata Makassar serta biaya layanan yang relatif terjangkau bagi pasien mancanegara,” kata Imran.

​Senada dengan itu, Komite Pemantau Investasi dan Manajemen Risiko, Muhammad Arfan, menilai kedekatan lokasi RSOJ dengan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin sebagai nilai tambah strategis. Hal ini memudahkan akses bagi pasien dari luar daerah, terutama pekerja sektor pertambangan dan migas yang menjadi pasar potensial.

​”Bisnis rumah sakit adalah sektor berkelanjutan. Mengingat layanan spesifik otak dan jantung masih terbatas di Indonesia Timur, kami mendorong kajian rencana ekspansi ke depan seiring meningkatnya reputasi dan hunian (BOR),” jelas Arfan.

Baca Juga :  OJK Serahkan Bos PT Crowde Membangun Bangsa ke Jaksa Terkait Laporan Fiktif

​Langkah penguatan layanan kesehatan ini juga disebut sebagai komitmen Pertamina dalam mendukung visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya pada poin penguatan layanan kesehatan nasional.

​Melalui Pertamina Bina Medika IHC (IHC), perusahaan berkomitmen mengelola rumah sakit secara profesional dan berdaya saing global.

​Direktur Komersial PT Pertamina Bina Medika IHC, dr. Harmeni Wijaya, MD, menyatakan bahwa pihaknya akan terus memperkuat RSOJ Makassar sebagai pusat rujukan utama di kawasan Timur Indonesia.

​”Kami terus meningkatkan teknologi medis dan kompetensi SDM agar RSOJ dapat berkontribusi optimal bagi sistem kesehatan nasional,” pungkas dr. Harmeni.

​Hadir dalam kunjungan tersebut jajaran pimpinan lainnya, termasuk Direktur Pemasaran Pusat dan Niaga PT Pertamina Patra Niaga Alimuddin Baso, serta Direktur RSOJ Pertamina Makassar dr. Hendry Suryono.

Follow WhatsApp Channel www.jaguarinfo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sah! DPR Tetapkan Destry Damayanti Gubernur BI Periode 2026-2031
Tembus Pasar Global di Karya Kreatif Indonesia 2026, UMKM Sulawesi Utara Makin Berdaya
Karya Kreatif Indonesia 2026 Sukses Besar, Cetak Transaksi UMKM Rp144,2 Miliar
Jaringan Judi Togel di Minahasa Kembali Menggurita, Bandar Besar Diduga Terlibat
Polda Sulut Salurkan Bantuan Korban Gempa NTT Senilai Rp300 Juta
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Kapolres Sangihe Imbau Warga Waspada Karhutla
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Kapolres Sitaro Imbau Warga Waspada Karhutla
Raih IPK 4,5 di Korea Selatan, Srikandi Muda Asal Sulut Lulus Doktor Termuda dan Terbaik di Usia 27 Tahun
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:20 WITA

Sah! DPR Tetapkan Destry Damayanti Gubernur BI Periode 2026-2031

Kamis, 27 Agustus 2026 - 21:49 WITA

Tembus Pasar Global di Karya Kreatif Indonesia 2026, UMKM Sulawesi Utara Makin Berdaya

Kamis, 27 Agustus 2026 - 21:42 WITA

Karya Kreatif Indonesia 2026 Sukses Besar, Cetak Transaksi UMKM Rp144,2 Miliar

Kamis, 27 Agustus 2026 - 14:41 WITA

Jaringan Judi Togel di Minahasa Kembali Menggurita, Bandar Besar Diduga Terlibat

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:43 WITA

Polda Sulut Salurkan Bantuan Korban Gempa NTT Senilai Rp300 Juta

Berita Terbaru