Jaguarinfo.id, Manado – Menempuh perjalanan jarak jauh menggunakan sepeda motor, baik untuk keperluan touring menuju kawasan wisata alam maupun perjalanan antar kota, memerlukan kesiapan yang ekstra. Tidak hanya soal performa mesin, keselamatan pengendara juga sangat bergantung pada persiapan fisik dan pemetaan rute yang matang.
Menyikapi hal tersebut, PT Daya Adicipta Wisesa (DAW) selaku Main Dealer sepeda motor Honda untuk wilayah Sulawesi Utara, Gorontalo, dan Maluku Utara, membagikan panduan keselamatan berkendara atau safety riding guna menekan risiko kecelakaan di jalan raya.
Langkah awal yang paling krusial sebelum memulai perjalanan adalah melakukan inspeksi menyeluruh terhadap kondisi kendaraan. Honda menekankan bahwa pengecekan komponen vital seperti sistem pengereman, kondisi tapak ban, serta fungsi lampu-lampu tidak boleh terlewatkan. Selain aspek teknis, kebugaran fisik pengendara menjadi faktor penentu agar fokus tetap terjaga selama berada di atas motor.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain kesiapan unit dan fisik, perencanaan rute juga memegang peranan penting. Pengendara sangat disarankan untuk menentukan titik-titik istirahat secara berkala sebelum berangkat. Hal ini bertujuan untuk mengatur manajemen waktu tempuh sekaligus menghindari kelelahan ekstrem yang sering kali menjadi pemicu kecelakaan. Dengan merencanakan rute, pengendara juga dapat menghindari jalur-jalur yang minim penerangan atau wilayah yang dianggap rawan pada jam-jam tertentu.
Kewaspadaan juga perlu ditingkatkan dengan mengidentifikasi potensi titik kritis di sepanjang jalur yang akan dilalui. Area yang rawan longsor, jalan rusak, hingga wilayah dengan jangkauan sinyal komunikasi yang terbatas harus masuk dalam catatan perjalanan. Dengan memahami karakteristik medan, pengendara dapat mengambil keputusan yang lebih tepat dan tenang saat menghadapi situasi darurat di lapangan.
Persiapan pendukung lainnya yang wajib dibawa mencakup perlengkapan darurat. Jas hujan dengan visibilitas baik, kotak P3K, alat komunikasi yang memadai, serta peralatan pendukung lainnya harus tersimpan rapi agar siap digunakan saat situasi tak terduga muncul.
Ditemui pada Jumat (23/1/2026), Instruktur Safety Riding PT Daya Adicipta Wisesa, Andhika Reynold Salindeho, menegaskan bahwa pola pikir mengutamakan keselamatan adalah modal utama setiap pengendara. Ia mengingatkan bahwa kecepatan bukanlah tujuan utama dalam berkendara jarak jauh.
”Perjalanan jauh bukan soal seberapa cepat sampai tujuan, tetapi bagaimana pengendara bisa tetap aman dan selamat hingga kembali pulang. Dengan persiapan yang matang dan sikap berkendara yang bertanggung jawab, risiko di jalan dapat diminimalkan,” ujar Andhika dalam sesi wawancara di Manado.
Melalui program edukasi ini, PT Daya Adicipta Wisesa berharap kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan berkendara semakin meningkat. Harapannya, setiap pengendara dapat menanamkan prinsip bahwa sampai di tujuan dan kembali ke rumah dengan selamat adalah pencapaian tertinggi dalam setiap perjalanan. ( ADP )
















