Diduga Gantung Diri, Polda Sulut Jelaskan Perkembangan Penyelidikan Kematian Mahasiswi AE di Tomohon

- Aldy Pascoal

Selasa, 13 Januari 2026 - 15:11 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jaguarinfo.id, Manado – Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Sulawesi Utara (Sulut) Kombes Pol Suryadi menjelaskan bahwa penyebab sementara dugaan kematian seorang wanita berinisial AE (21), mahasiswi yang tinggal di sebuah kos-kosan di Tomohon karena gantung diri.

Hal tersebut dijelaskan dalam konferensi pers di aula Tri Brata Polda Sulut, Senin (12/1/2026) pagi.

“Dalam kasus ini, Polres Tomohon langsung menurunkan Tim untuk melakukan olah TKP di kos AE, di daerah Tomohon. Dari hasil olah TKP yang juga melibatkan dokter ahli, kesimpulan sementara murni gantung diri dengan ciri-ciri orang gantung diri,” ujarnya didampingi Direktur PPA/PPO Kombes Pol Nonie Sengkey.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dan dari hasil penyelidikan yang dilakukan oleh Kepolisian, berdasarkan keterangan saksi dan dokumen yang didapatkan, bahwa korban mengalami depresi dalam kehidupan pribadinya, sehingga memilih gantung diri.

Kematian perempuan AE pada 30 Desember 2025 di Tomohon yang diduga tidak wajar ini dilaporkan oleh orang tua korban pada tanggal 31 Desember 2025.

Baca Juga :  Kejati Sulut dan PTPN I Regional 8 Tekan MoU Masalah Hukum

“Terkait laporan orang tua korban bahwa adanya kekerasan seksual, pelecehan dan dugaan pembuhanan, maka kami sudah lakukan penyelidikan, dimana kami sudah memeriksa 13 orang saksi termasuk orang tua korban, teman korban, penjaga kos, Satgas PPKT Unima, BEM Unima, dan klarifikasi terhadap security dan dokter ahli. Dan juga terhadap terlapor tindakan kekerasan seksual atas nama DM juga kami sudah lakukan klarifikasi,” ujarnya.

Dalam penyelidikan kasus ini, Penyidik juga menemukan dokumen berupa 3 produk tulisan tangan yang diduga ditulis oleh korban.

“Pertama tertulis tgl 16 Des 2024, yaitu surat yang ditujukan kepada Dekan Unima terkait kejadian pelecehan seksual yang terjadi pada tanggal 12 Des 2024 yang dialami AE. Selanjutnya Penyidik juga menemukan 2 produk tulisan berupa dairy curhatan hati korban, bahwa ia mengalami masalah dalam dirinya dan berpesan kepada adik-adik mahasiswa agar semangat dalam kuliah. Ia juga menulis apabila ia meninggal nanti, jika ingin berziarah ke kuburannya jangan menggunakan pakaian berwarna pink. Dan saat dilakukan perbandingan tulisan pertama identik dengan kedua tulisan korban,” jelas Dirreskrimum.

Baca Juga :  Larangan Akses Medsos untuk Anak Berlaku di Australia, Indonesia Siapkan Skema Berjenjang

Menurutnya, dari kesimpulan sementara, kurang lebih 1 tahun sudah terjadi depresi pada diri korban.

Kombes Pol Suryadi juga mengatakan saat ini pihaknya sedang menunggu hasil uji laboratorium forensik dari Bidlabfor Polda Sulut untuk pemeriksaan sample isi lambung dan sample hapusan vagina, pencocokan tulisan buku harian dan tulisan di buku kampus korban, pemeriksaan DNA di kain yang digunakan untuk gantung diri dan berkoordinasi dengan CJS.

Polisi juga melakukan pemeriksaan secara scientific investigation terhadap komunikasi yang dilakukan korban dengan pacarnya, dimana diduga sudah beberapa bulan terjadi ketidakharmonisan.

“Tentunya ini masih dalam proses penyelidikan, mohon bersabar, dan segala info terkait perkara yang kami tangani, bisa disampaikan, harapannya kita bisa bekerjasama dalam rangka pengungkapan peristiwa tindak pidana yang terjadi di Sulawesi Utara,” pungkas Dirreskrimum.

Follow WhatsApp Channel www.jaguarinfo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polda Sulut dan Gakkum Kehutanan Tertibkan Tambang Ilegal di Taman Nasional Bogani
YKPI dan Bhayangkari Sulut Sosialisasikan Deteksi Dini Kanker Payudara di Polda Sulut
CEO PT TMS Laporkan Tambang Ilegal di Wilayah Konsesi Sangihe ke Polda Sulut
Tiga Rumah Hangus dalam Kebakaran di Sario Manado, Polisi Selidiki Penyebabnya
BREAKING NEWS ! Kebakaran Hanguskan Sejumlah Rumah di Sario Manado, 9 Unit Damkar dan 2 Unit Watercanon Polda Sulut Diturunkan
Asap Selimuti Sulut, GM Bandara Sam Ratulangi Pastikan Penerbangan Tetap Normal
Plt Kajati Sulut Feri Tas Hadiri Rakor Pengawasan Peran Gubernur Bersama Komisi II DPR RI
Wakapolda Sulut Susetio Cahyadi Jabarkan 8 Poin Polisi Bersama Masyarakat
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:26 WITA

Polda Sulut dan Gakkum Kehutanan Tertibkan Tambang Ilegal di Taman Nasional Bogani

Selasa, 13 Oktober 2026 - 10:44 WITA

YKPI dan Bhayangkari Sulut Sosialisasikan Deteksi Dini Kanker Payudara di Polda Sulut

Selasa, 13 Oktober 2026 - 01:42 WITA

CEO PT TMS Laporkan Tambang Ilegal di Wilayah Konsesi Sangihe ke Polda Sulut

Senin, 12 Oktober 2026 - 19:49 WITA

Tiga Rumah Hangus dalam Kebakaran di Sario Manado, Polisi Selidiki Penyebabnya

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:25 WITA

BREAKING NEWS ! Kebakaran Hanguskan Sejumlah Rumah di Sario Manado, 9 Unit Damkar dan 2 Unit Watercanon Polda Sulut Diturunkan

Berita Terbaru