111 Siswa di Tomohon Keracunan MBG, Ini Kata Kasatreskrim!

- Redaksi

Selasa, 27 Januari 2026 - 15:15 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jaguarinfo.id, Manado – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Tomohon, Sulawesi Utara, berujung duka setelah ratusan pelajar mengalami keracunan massal pada Senin (26/1). Insiden medis ini menimpa siswa dari tiga sekolah berbeda, yakni SMA Karitas Tomohon, SMK Negeri 1 Woloan, dan SMA Santa Familia Tomohon.

​Para korban kini menjalani perawatan intensif di sejumlah fasilitas kesehatan. Data sementara menunjukkan 50 orang berada di RS Gunung Maria, 12 orang di RS Bethesda, 15 orang di RSUD Anugerah, serta dua korban lainnya di RS Siloam Sonder.

​Rata-rata siswa mengeluhkan gejala serupa berupa pusing hebat yang disertai muntah-muntah. Kondisi ini muncul beberapa jam setelah mereka menyantap paket makanan yang dibagikan di sekolah.

​Polisi Uji Sampel Makanan SPPG Kolongan

​Aparat kepolisian bergerak cepat merespons kejadian luar biasa yang mengguncang warga Tomohon ini. Satreskrim Polres Tomohon telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan setempat untuk mengidentifikasi penyebab pasti keracunan.

​Kasatreskrim Polres Tomohon, Iptu Royke Mantiri, mengonfirmasi bahwa pihaknya tengah mengumpulkan bukti-bukti di lapangan. Penyelidikan kini terfokus pada asal muasal makanan yang dikonsumsi para siswa tersebut.

​”Kami mendapatkan informasi pukul 19.00 malam pada 26 Januari 2026, kami langsung mencari data, dan mendapatkan data ada sekitar 111 siswa yang diduga keracunan, nah tindakan kami, kami langsung berkoordinasi dengan pihak dinkes untuk mengambil sampel makanan dari Sppg Kolongan Tomohon dan sampel muntahan korban,” ujar Iptu Royke Mantiri saat ditemui di Polda Sulut, Selasa (27/1).

Baca Juga :  Polri Undang Kepolisian Hong Kong, Pelajari Model Penanganan Aksi Massa

​Di sisi lain, petugas juga telah mendatangi pihak penyedia makanan untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Proses klarifikasi ini menjadi langkah awal untuk melihat adanya potensi kelalaian dalam prosedur pengolahan makanan.

​”Kami juga sudah meminta klrifikasi pihak sppg terkait hal ini. Data selanjutnya kami masih sementara kumpulkan nanti kita informasikan,” tambah Iptu Royke.

Follow WhatsApp Channel www.jaguarinfo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolda Sulut Pastikan Usut Kasus Dugaan Kekerasan Terhadap Jurnalis Jack Latjandu
Bareskrim Polri Bongkar Kasus Penyalahgunaan LPG Subsidi di Klaten, Dua Tersangka Ditangkap
Pebalap Astra Honda Dominasi Podium Thailand Talent Cup 2026
Konsumen Sulawesi Utara Tetap Optimis, Angka Keyakinan Lampaui Nasional
Penjualan Eceran di Kota Manado Melejit pada Maret 2026, Kelompok Makanan Jadi Pemicu
Keberangkatan Calon Jemaah Haji Sulawesi Utara Melalui Bandara Sam Ratulangi Berjalan Lancar
Otoritas Bandara VIII Pastikan Keberangkatan Jemaah Haji Bandara Sam Ratulangi Lancar
Gubernur Yulius Selvanus Lepas Keberangkatan Jemaah Haji Sulawesi Utara 2026 ke Balikpapan
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:17 WITA

Kapolda Sulut Pastikan Usut Kasus Dugaan Kekerasan Terhadap Jurnalis Jack Latjandu

Minggu, 3 Mei 2026 - 21:51 WITA

Bareskrim Polri Bongkar Kasus Penyalahgunaan LPG Subsidi di Klaten, Dua Tersangka Ditangkap

Minggu, 3 Mei 2026 - 21:41 WITA

Pebalap Astra Honda Dominasi Podium Thailand Talent Cup 2026

Minggu, 3 Mei 2026 - 01:09 WITA

Konsumen Sulawesi Utara Tetap Optimis, Angka Keyakinan Lampaui Nasional

Minggu, 3 Mei 2026 - 00:58 WITA

Penjualan Eceran di Kota Manado Melejit pada Maret 2026, Kelompok Makanan Jadi Pemicu

Berita Terbaru

Dua pebalap muda Astra Honda saat merayakan kemenangan di podium Sepang International Circuit, Malaysia.

BISNIS

Pebalap Astra Honda Dominasi Podium Thailand Talent Cup 2026

Minggu, 3 Mei 2026 - 21:41 WITA