Kapolda Sulut Pastikan Usut Kasus Dugaan Kekerasan Terhadap Jurnalis Jack Latjandu

- Aldy Pascoal

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:17 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolda Sulut Irjen Pol Roycke Langie (tengah) saat memberikan keterangan pers kepada wartawan di Mapolda Sulut terkait komitmen mengusut tuntas laporan dugaan kekerasan terhadap jurnalis.

Kapolda Sulut Irjen Pol Roycke Langie (tengah) saat memberikan keterangan pers kepada wartawan di Mapolda Sulut terkait komitmen mengusut tuntas laporan dugaan kekerasan terhadap jurnalis.

Jaguarinfo.id, Manado – Polda Sulawesi Utara memberikan atensi serius terkait laporan dugaan kekerasan terhadap jurnalis yang menimpa wartawan Sulut Times, Jack Latjandu.

Insiden penganiayaan wartawan ini melibatkan pria berinisial RM yang diduga melakukan tindakan intimidasi saat pemeriksaan di Mapolda Sulut.

Kapolda Sulawesi Utara, Irjen Pol Roycke Langie, menegaskan pihaknya sedang mendalami laporan tersebut guna memastikan keadilan bagi korban.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Polisi Teliti Laporan Intimidasi Pers

​Roycke Langie memastikan bahwa kepolisian wajib memproses setiap aduan masyarakat sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Ia menyesalkan tindakan arogan yang menghambat kerja jurnalistik di lingkungan kantor polisi. Kapolda menilai setiap profesi memiliki fungsi yang berbeda sehingga semua pihak harus saling menghormati batas masing-masing.

​”Kita masih teliti laporannya,” ujar Roycke kepada awak media pada Kamis (30/4/2026).

Baca Juga :  Inflasi Sulawesi Utara Januari 2026 Tembus 3,04 Persen

Ia menambahkan bahwa insiden tersebut seharusnya tidak perlu terjadi jika semua pihak mengedepankan etika. Menurutnya, kerja pers merupakan bagian dari demokrasi yang mendapat perlindungan penuh dari negara.

Kronologi Pemukulan Kamera Jurnalis di Mapolda

​Peristiwa yang berujung pada laporan polisi ini bermula saat Jack Latjandu tengah meliput pemeriksaan kasus dugaan penggelapan uang yayasan pada Senin (27/4/2026).

Saat itu, RM keluar dari ruang pemeriksaan Kamneg Ditreskrimum Polda Sulut setelah menjalani pemeriksaan intensif. Jack kemudian mendekati RM untuk meminta konfirmasi terkait status hukum dan keterlibatannya dalam kasus tersebut.

​Namun, RM justru merespons upaya wawancara itu dengan tindakan kasar.

Berdasarkan pengakuan korban, terlapor memukul perangkat kerja wartawan hingga menyebabkan kerusakan fisik.

“Saya mengangkat kamera untuk mewawancarai, tapi dia memukul kamera saya hingga jatuh, bahkan saya juga sempat jatuh,” tutur Jack dengan nada kecewa.

Baca Juga :  Polda Sulut Bongkar Bengkel Produksi Senjata Tajam Ilegal di Minahasa Utara
​Dampak Kekerasan Terhadap Kerja Wartawan

​Akibat aksi tersebut, kamera milik Jack mengalami kerusakan pada bagian pengeras suara setelah menghantam lantai.

Jack mengungkapkan bahwa pemukulan tersebut terjadi sebanyak dua kali meski ia hanya menjalankan tugas jurnalistik.

Meskipun mendapat perlakuan kasar, Jack tetap berusaha mendapatkan keterangan hingga RM mengaku hanya berstatus sebagai pembina yayasan.

​Jack berharap pihak kepolisian segera memberikan kepastian hukum atas laporan dugaan kekerasan terhadap jurnalis ini agar kejadian serupa tidak terulang.

Ia menegaskan bahwa narasumber memiliki hak untuk menolak wawancara tanpa harus menggunakan kekerasan fisik.

“Sangat tidak layak bertingkah demikian. Jika tidak mau diwawancara jalan terus saja, jangan seenaknya memukul saya,” pungkasnya.

Aldy Pascoal (UKW 27192)

Follow WhatsApp Channel www.jaguarinfo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Raih IPK 4,5 di Korea Selatan, Srikandi Muda Asal Sulut Lulus Doktor Termuda dan Terbaik di Usia 27 Tahun
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Gubernur Yulius Selvanus Pimpin Rapat Pencegahan Karhutla di Sulut
Polisi Bongkar Sindikat Uang Palsu Lintas Daerah, Belasan Ribu Lembar Disita
Strategi Baru Polri: Edukasi Langsung untuk Pencegahan Karhutla di 8 Provinsi
Saham Bank Mandiri Melemah Imbas Polemik Rekening Mas Botok
Jelang SMSI 2026, Forum Peduli GMIM Sampaikan 5 Poin Pernyataan Sikap di Manado
Pentingnya Etika Berkendara, DAW Ajak Pengendara Bangun Kesadaran Bersama
Aplikasi Daya Auto Hadirkan Solusi Praktis Ingat Jadwal Servis Motor Honda
Berita ini 70 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:55 WITA

Raih IPK 4,5 di Korea Selatan, Srikandi Muda Asal Sulut Lulus Doktor Termuda dan Terbaik di Usia 27 Tahun

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:28 WITA

Antisipasi Cuaca Ekstrem, Gubernur Yulius Selvanus Pimpin Rapat Pencegahan Karhutla di Sulut

Rabu, 26 Agustus 2026 - 11:18 WITA

Polisi Bongkar Sindikat Uang Palsu Lintas Daerah, Belasan Ribu Lembar Disita

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:49 WITA

Strategi Baru Polri: Edukasi Langsung untuk Pencegahan Karhutla di 8 Provinsi

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:34 WITA

Saham Bank Mandiri Melemah Imbas Polemik Rekening Mas Botok

Berita Terbaru