Jaguarinfo.id, Minahasa Utara – Tim Resmob Polres Minahasa Utara bergerak cepat melakukan penangkapan pelaku penganiayaan di Minahasa Utara yang meresahkan warga Desa Maumbi. Petugas meringkus seorang remaja terduga aktor kekerasan bersenjata tajam tersebut pada Jumat (13/02/2026) sore. Penangkapan ini menjadi bukti ketegasan polisi dalam menindak aksi premanisme yang mengganggu ketertiban umum.
Kasus ini bermula dari laporan masyarakat mengenai aksi kekerasan di wilayah Desa Maumbi. Kasat Reskrim Polres Minut, Iptu Lega Ikhwan Herbayu, langsung menginstruksikan jajaran Resmob untuk memburu pelaku. Kanit Resmob Aiptu Steven Layuk kemudian memimpin penyelidikan lapangan dengan mengumpulkan berbagai bahan keterangan dari para saksi di lokasi kejadian.
Setelah mengidentifikasi profil tersangka, polisi segera melacak posisi persembunyiannya. Hasilnya, petugas berhasil mengendus keberadaan remaja tersebut di Desa Aermadidi Atas, Kecamatan Aermadidi. Tanpa perlawanan berarti, tim meringkus pelaku tepat pada pukul 16.36 WITA beserta sejumlah barang bukti penting.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Polisi Amankan Barang Bukti Senjata Tajam Besi Putih
Selain menangkap tersangka, petugas menyita satu buah senjata tajam jenis besi putih. Senjata inilah yang terduga pelaku gunakan saat melancarkan aksinya di Desa Maumbi. Saat ini, pelaku beserta barang bukti telah berada di Mapolres Minahasa Utara untuk menjalani proses penyidikan lebih mendalam oleh tim penyidik.
Kapolres Minahasa Utara melalui Kasat Reskrim Iptu Lega Ikhwan Herbayu memastikan proses hukum berjalan sesuai prosedur. Pihaknya berkomitmen menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum Minahasa Utara dari segala bentuk ancaman kekerasan fisik.
”Pelaku sudah kami amankan bersama barang bukti di Mapolres untuk proses hukum lebih lanjut. Kami tidak akan menoleransi segala bentuk tindak kekerasan yang mengganggu keamanan masyarakat,” tegas Iptu Lega Ikhwan Herbayu.
Langkah cepat kepolisian ini mendapat apresiasi dari warga sekitar yang sempat merasa khawatir. Kini, situasi di Desa Maumbi kembali kondusif setelah aktor utama kekerasan tersebut mendekam di sel tahanan. Polisi juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan segera melaporkan jika melihat tindakan kriminal serupa di lingkungan mereka.
















