Jaguarinfo.id, Manado – Puncak acara Hijrah Sulut Fest 2026 berlangsung meriah di Atrium Megamall Manado pada Sabtu (28/02). Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Utara menggelar kegiatan ini bersama Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Sulut.
Melalui momentum tersebut, pemerintah daerah berupaya memperkuat ekosistem ekonomi syariah Sulawesi Utara agar tumbuh lebih inklusif dan berkelanjutan bagi masyarakat luas.
Wadir Eksekutif KDEKS Sulut, Dr. Radlyah H. Jan, SE, MSi, AK, menjelaskan bahwa pengembangan ekonomi syariah Sulawesi Utara kini memasuki babak baru.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, sektor ini telah menjadi bagian strategis dari rencana pembangunan nasional melalui berbagai kebijakan akseleratif pemerintah.
Kehadiran KDEKS di tingkat daerah berfungsi sebagai motor penggerak utama dalam mengeksekusi program-program yang berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi lokal.
Radlyah mengungkapkan bahwa KDEKS Sulut merupakan wadah koordinasi lintas sektoral yang melibatkan pemerintah daerah, Bank Indonesia, hingga akademisi.
Sejak pengukuhannya oleh Wakil Presiden pada April 2024, lembaga ini terus mendorong implementasi nyata ekonomi syariah sebagai agenda pembangunan daerah.
Sinergi ini bertujuan untuk mengintegrasikan program ekonomi syariah ke dalam dokumen perencanaan daerah secara lebih sistematis.
”KDEKS berfungsi sebagai akselerator dan motor penggerak pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di daerah. Jika KNKS berperan sebagai arsitek kebijakan nasional, maka kami di daerah berperan sebagai eksekutor yang memastikan program tersebut menyentuh masyarakat,” ujar Radlyah saat memberikan sambutan di hadapan para undangan.
Target Akselerasi Industri Halal dan UMKM Tahun 2026
Memasuki tahun 2026, KDEKS Sulut menetapkan target untuk memperkuat literasi dan inklusi keuangan syariah.
Fokus utama program tahun ini mencakup sertifikasi serta pendampingan UMKM industri halal guna meningkatkan daya saing produk lokal. Selain itu, optimalisasi zakat dan wakaf produktif bagi ASN dan BUMD menjadi prioritas untuk membangun kemandirian ekonomi masyarakat.
Pihak KDEKS juga memberikan apresiasi tinggi kepada Bank Indonesia atas dukungan berkelanjutan dalam memfasilitasi edukasi publik.
Kolaborasi ini terbukti mampu menghadirkan ekosistem yang mendukung peran generasi muda dan memperkuat kelembagaan lintas OPD. Melalui semangat akselerasi ini, ekonomi syariah diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan seluruh lapisan masyarakat di Sulawesi Utara.
ADP
















